Sholat Tarawih Malam Pertama Masjid Agung Medan Ketat Prokes

  • Bagikan

membaranews.com (Medan)

 

Sholat Tarawih malam pertama Ramadhan 1442 H di Masjid Agung Jalan Pangeran Diponegoro Medan berlangsung khusyu’ dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat, Senin malam (12/4/).

Sejumlah fungsionaris Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Agung tampak hadir diantaranya Ketua Bidang Kemakmuran H Yuslin Siregar, H Mahmuzar Dharma Nasution (Totok), H Abdullah Matondang.

Sholat Tarawih dan Witir Imam Ustaz Al Hafiz H Muhammad Syukur Siregar berlangsung dengan pelaksanaan 8 rakaat Sholat Tarawih dan 3 rakaat Shalat Witir.

Setiap jamaah yang memasuki ruang Shalat utama masjid kebanggaan masyarakat Sumut ini diharuskan memakai masker dan membawa sajadah sehingga pelaksanaan prokes benar-benar berjalan di bawah arahan unsur BKM dan petugas masjid.

Suasana religius dan benar-benar Islami terasa sejak menjelang Maghrib di kalangan jamaah masjid yang berlokasi bersebelahan dengan Kantor Gubernur Sumut ini.

Usai Sholat Maghrib, jamaah dengan tekun menunggu pengumuman pemerintah tentang 1 Ramadhan 1442 H.

Begitu pemerintah mengumumkan dimulainya awal Ramadhan 1442 H pada hari Selasa 13 April 2021 para jamaah mengucap Syukur Alhamdulillah dan takbir Allahu Akbar sebagai ungkapan bahagia diberi kesempatan dan hidayah oleh Allah SWT berada di bulan suci Ramadhan.

Saat kumandang Azan Sholat Isya bergema jamaah bergegas bersiap dan setelah Iqomah langsung menyusun shaf rapi untuk melaksanakan Sholat Isya Berjamaah dilanjutkan Sholat Tarawih dan Witir berjamaah.

“Kita tetap melaksanakan Sholat Tarawih dan Witir dengan penerapan prokes yang ketat,” ujar Abdullah Matondang seraya mengajak jamaah dengan ikhlas mematuhi prokes.

Abdullah menyebut, Tarawih tahun ini masih sebagaimana tahun lalu karena dalam keadaan pandemi Corona. Jamaah yang hendak Sholat Tarawih diminta memakai masker yang baik dan memenuhi standar prokes. (Rel/Rul)

 

Foto :

Sholat Tarawih malam pertama Ramadhan 1442 H di Masjid Agung Jalan Pangeran Diponegoro Medan menerapkan prokes ketat.(ist)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *