Tokoh Sumut H. Panusunan Pasaribu Meninggal Dunia

  • Bagikan
Almarhum H. Panusunan Pasaribu (baju batik) bersama Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M. Pasaribu, Anggota DPR RI Gus Irawan Pasaribu, Pengurus PWI Sumut Ketua Hermansjah,Sekretaris Edward Thahir, Wkl. Ketua Bid. Organisasi Khairul Muslim, Ketua PWI Tabagsel Syukri Falah, Sekretaris Ikhwan Nasution, Penasehat H. Basyrah Batubara saat menghadiri Rapat Kerja PWI Tabagsel di Hotel Mega Permata Kota Padangsidimpuan, Selasa 29 Desember 2020.(ist)

membaranews.com-(Padangsidimpuan)

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun. Tokoh masyarakat Sumatera Utara Drs. H. Panusunan Pasaribu, MM wafat, Rabu pagi , 30 Desember 2020) di Kota Padangsidimpuan Sumatera Utara.

Almarhum menghembuskan nafas terakhir karena serangan jantung, kata Ketua PWI Tabagsel Sukri Falah kepada membaranews.com, Rabu pagi (30/12/2020).

Kalangan anggota dan pengurus PWI Tabagsel tersentak saat mendengar H. Panusunan Pasaribu meninggal dunia. Sebab, malamnya almarhum bersama adiknya Bupati Tapanuli Selatan Syahrul Pasaribu dan Angota DPR RI Gus Irawan Pasaribu menghadiri Rapat Kerja PWI Tabagsel yang juga dihadiri pengurus PWI Sumut di Hotel Mega Permata Kota Sidimpuan.

Usai penutupan Raker,  kami masih duduk-duduk di restoran dan makan malam bersama. Kami ngobrol, bercengkrama dengan almarhum dengan penuh kekeluargaan”, kata Falah.

Mamang sehabis makan, almarhum pulang duluan karena kebiasan almarhum, pulang ke rumah tidak larut malam. Sementara Bang Syahrul dan Gus Irawan masih di hotel ngobrol dengan pengurus PWI Sumut Hermansjah, Edward Thahir, Khairul Muslim, ujar Falah.

Semoga Allah SWT menerima almarhum di sisi-Nya dengan baik dan husnul khotimah”, tambah Falah.

Almarhum Panusunan Pasaribu tutup usia 74 tahun,  pernah menjabat Bupati Tapanuli Tengah,Kepala Dinas Pendapatan Sumut, Majelis Wali Amanat (MAW)  USU.

Bupati terpilih Tapanuli Selatan Doli Parlindungan Putra Pasaribu adalah anak  kadung almarhum yang dijadwalkan dilantik 17 Februari 2021.

Wakil Ketua Bid. Organisasi PWI Sumut Khairul Muslim mengaku sangat terkejut saat menerima kabar pak Panusunan meninggal dunia, Rabu pagi sekitar pukul 08.00 Wib saat mau berangkat ke Bandara FL Tobing Pinangsori Sibolga Tapteng dari hotel Mega Permata.

Saat penutupan Raker PWI Tabagsel banyak bercanda  saat memberi saran soal pembinaan wartawan. Bagi pribadi saya, saat itu saya sangat terkesan almarhum mangungkap kenangan dengan wartawan Kantor Gubernur semasa almarhum menjabat Kadis Pendapatan dan Asisten.

Kami sering ngobrol, seloroh dengan almarhum sebagai orang tua, tidak hanya sebagai pejabat.

Kami sering diingatkan agar sering berolah raga karena sebagai wartawan yang bekerja tanpa mengenal waktu,  mengejar “deadline”, mesti senantiasa menjaga kondisi fit.

Kami (wartawan Pemprov Sumut)  sering diajak main sepak bola (hobby almarhum),  dan membelikam kostum dan sepatu bola”, ungkap Khairul Muslim Koordinator Wartawan Pemprov Sumut.

Banyak kenangan tak terlupakan dengan almarhum. Terakhir ,saat Rapat Kerja PWI Tabagsel, almarhum memberi saran agar PWI senantiasa membina wartawan. Kalau memang wartawan belum menjadi anggota PWI,  tolong dipermudah walaupun ada syarat yang harus dipenuhi menjadi anggota PWI.

“Kalau mereka sudah didalam (di PWI)  maka akan mudah membinanya”. Begitu kata Almarhum seakan itulah pesan terakhirnya sebagai wujud perhatiannya terhadap wartawan.(rul)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *