Pemkab Batu Bara Patok Harga Lembu Qurban Rp.14.000.000 Per- Ekor.

  • Bagikan

“Ibadah Qurban itu Ikhlas, Tidak Boleh Dipaksa”

membaranews.com-(Batubara)

Pemkab Batu Bara sudah mengeluarkan Surat Edaran yang menetapkan hewan sapi qurban untuk disembelih pada Hari Raya Iduul Adha 1442 H/2020 yang akan dipotong di setiap OPD sebesar Rp. 14.000.000 per ekor. Dana hewan qurban dinpotong dari gaji PNS sebesar Rp. 500.000

Salah satu ASN Pemkab Batu Bara mengungkapkan bulan ini (Juli 2020), gajinya di potong Rp 500.000 dengan alasan untuk membeli hewan qurban. Ini memberatkan kami sebagai ASN biasa ” ungkap ASN tak ingin namanya disebut di Lima Puluh, Kamis.(09/07/2020).

Dengan di potong gajinya Rp 500.000 itu terkesan dipaksakan padahal hakikatnya qurban itu bagi yang ikhlas dan mampu”, tambahnya.

Kabag Kesra Pemkab Batu Bara Adenan Haris saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, selaku Ketua Panitia, dia tidak pernah mematok berapa yang harus di sumbangkan ASN kepada panitia pelaksana qurban.

“Itu akal akalan OPD nya saja soal adanya pemotongan Rp 500.000, yang dipatokan itu tidak benar”, tegas Haris.

Ada beberapa OPD yang membeli lembu qurban sendiri seperti camat Lima Puluh Pesisir, Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup.

Saat ditanya berapa OPD yang sudah menyetorkan uang untuk qurban, Haris mengatakan sampai saat ini ada 35 OPD yang sudah menyetor.

Jika dihitung dari 35 OPD yang sudah menyetor maka uang yang sudah diterima panitia Rp.490.000.000 Setiap OPD satu ekor lembu qurban ucapnya.

Haris mengatakan harga lembu yang di pesan melalui pihak ketiga berkisar Rp. 14.000.000 per ekor sudah termaksud ongkos dan upah yang mengantarkan lembu .

Saat ditanya apakah OPD yang menyediakan lembu sendiri atau ada pihak ke tiga, Haris mengatakan kita sudah menyerahkan itu kepada pihak ketiga. Dua hari sebelum Idul Adha kita salurkan secara serentak. Tapi, jika ukuran daging dan usianya tidak memenuhi kriteria yakni berat dagingnya 80 kg dan umur 2 tahun maka kita minta ganti dengan yang baru. Itu perjanjian yang kita buat”, tegas Haris.

Haris menyayangkan ada pihak yang menyebarkan atau memberitakan melalui telpon dan dishare ke banyak orang. Lebih baik datang langsung disini supaya lebih enak untuk dijelaskan soal hewan qurban yang dilaksanakan Pemkab Batu Bara, sebut Haris. (bento)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *