Pencairan Dana BOS, 96% RKAS Telah Disahkan
Medan I membaranews.com
Pemprov Sumut memastikan perbaikan ruas jalan Jembatan Merah-Muarasoma dan Lubukpakam-Tanah Abang tmasuk dalam anggaran tahun 2026. Kedua ruas jalan tersebut mengalami kerusakan cukup serius di sejumlah titik sehingga memerlukan penanganan segera.
Ruas jalan Jembatan Merah-Muarasoma di Kabupaten Mandailing Natal amblas akibat meningkatnya curah hujan di Sumut dalam beberapa bulan terakhir. Jalan tersebut tergerus arus sungai dan mengalami longsor sejak bencana banjir dan longsor yang terjadi tahun lalu.
Ruas ini merupakan salah satu jalur vital logistik Pantai Barat Sumut. Selain itu, sekitar 150.000 penduduk menggantungkan aktivitas sehari-hari pada akses jalan tersebut.
“Untuk ruas Jembatan Merah-Muarasoma dilakukan pembangunan turap/talud/bronjong, ini salah satu kegiatan penanganan pascabanjir dan longsor beberapa bulan lalu,” kata Plt. Kepala Dinas PUPR Sumut Chandra Dalimunthe melalui sambungan telepon, Senin (2/3/2026).
Untuk ruas jalan Lubukpakam-Tanah Abang, Pemprov akan melakukan peningkatan struktur jalan sepanjang 3 kilometer. Sedangkan pada ruas Tanah Abang-Galang-batas Kabupaten Serdang Bedagai akan dilakukan peningkatan sepanjang 2,5 kilometer.
“Itu sudah kita masukkan ke anggaran tahun ini dan akan kita laksanakan tahun ini agar masyarakat bisa lebih nyaman melintasi jalan tersebut,” kata Chandra.
Infrastruktur menjadi perhatian serius Gubernur Bobby Nasution sejak memimpin Provinsi Sumut. Perbaikan infrastruktur juga masuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diberi nama INSTANSI (Infrastruktur Strategis Terintegrasi).
Program tersebut bertujuan mempermudah mobilitas, memperlancar pengangkutan komoditas, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sumut secara merata.(Rul/R)
Foto :
Gubernur Bobby Nasution saat meninjau ruas jalan putus di Kecamatan Padangtualang, Kabupaten Langkat. Ruas jalan tersebut merupakan jalur alternatif masyarakat Padangtualang menuju Stabat dan Tanjungpura. (Foto : Istimewa)











