Breaking News
Memuat breaking news...

Tahun 2022, 14.278 Keluarga di Batu Bara Dapat Bantuan Rp.200.000 per Bulan

Administrator
Administrator
Rabu, 23 Februari 2022 - 10.20 AM WIB
Tahun 2022, 14.278 Keluarga di Batu Bara  Dapat Bantuan Rp.200.000 per Bulan
Reading Comfort
adjust the font size

membaranews.com (Batu Bara)

Pemerintah Kabupaten Batu Bara mengadakan rapat koordinasi dengan PT. Pos Indonesia, dalam rangka membahas penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Program Sembako Kementerian Sosial Republik Indonesia Tahun 2022, di Aula Rumah Dinas Bupati Batu Bara Komplek Perumahan Inalum, Kecamatan Sei Suka, Selasa (22/2/2022).

Rapat koordinasi  dihadiri Bupati Batu Bara  Zahir, Sekretaris Daerah H. Sakti Alam Siregar, Kepala Dinas Sosial Riyadi, Kepala Kantor Pos Cabang Kisaran, Kuswanto, perwakilan Kejari Batu Bara Herry

Rapat untuk menindaklanjuti surat Kementerian Sosial  mengenai adanya perubahan dalam pembagian bantuan berupa sembako yang awalnya diberikan pada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) 2021 melalui  dari bantuan sembako E-warung.

Kini pada tahun 2022, bantuan tidak lagi diberikan dalam bentuk sembako tetapi disalurkan secara tunai melalui Kantor Pos.

Tahun 2022, ada 14.278 Keluarga  akan mendapat bantuan tunai di Kabupaten Batu Bara. Penerima bantuan  menerima uang tunai sebesar Rp.600.000, dibagikan dalam 3 tahap. Yakni sebesar  Rp 200.000 setiap bulan selama 3 bulan.

Dalam mengejar percepatan vaksinasi, Bupati Zahir juga meminta masyarakat penerima bantuan bisa menunjukkan bukti vaksin saat  mengambil dana bantuan. Jika belum vaksin, Pemkab  Batu Bara sekaligus menyediakan posko vaksinasi di setiap tempat pembagian bantuan.

Program ini merupakan upaya Bupati Zahir untuk mencegah penyebarluasan Covid-19, dan membantu masyarakat yang secara ekonomi terdampak oleh situasi pandemi. Sesuai  dengan misi bupati dalam meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan spiritual masyarakat di Kabupaten Batu Bara. (S)

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait