Rico Waas Siapkan 10.000 CCTV Pantai Situasi Kota MedanRico Waas Siapkan 10.000 CCTV Pantai Situasi Kota Medan


Medan I membaranews.com
Banjir menjadi keresahan warga Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang.Banjir bukan sekadar air tergenang di jalanan tapi sudah masuk me rumah warga hingga merusak harta benda.
Wali Kota Medan Rico Waas terus berupaya mengatasi banjir dan menjadi diskusi saat menggelar Sapa Warga di Jalan Sari Rejo, Gang Sarena, Kelurahan Beringin, Sabtu (3/10/26).
Rico mendengar langsung keluhan warga sekaligus membahas solusi penanganannya.Rico pun mengingat kembali kondisi Beringin saat banjir besar tahun lalu, lumpur menggenangi permukiman mulai dari mata kaki hingga hampir sepinggang. Bahkan, terdapat rumah warga yang tersisa hanya bagian pintunya setelah diterjang banjir.
“Pemerintah harus hadir tapi tidak mungkin hanya bertahan saja, harus dicarikan solusinya,” sebut Rico.
Persoalan utama pada aliran air di Lingkungan 5 dan 6 yang seperti berada di cekungan. Sejumlah parit belum mampu menampung debit air ketika Sungai Babura mengalami kenaikan.
Pemko Medan mengkaji pembangunan drainase dari Jalan Saudara menuju Sungai Babura serta crossing menuju sungai sebelum jembatan arah Polonia. Namun, Rico meminta kajian teknis dilakukan secara matang agar pembangunan tidak justru menyebabkan air kembali ke permukiman.
Selain itu, direncanakan pembangunan Parit Gergaji sepanjang sekitar 300 meter. Pemko Medan juga akan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera II untuk mengkaji pembangunan tanggul di sepanjang Sungai Babura.
“Kalau posisi daerah kita ini sudah di bawah, mungkin dibutuhkan supaya air tidak meluber kemari,” jelas Rico Waas.
Rico minta Dinas SDABMBK melakukan kajian menyeluruh terhadap seluruh opsi tersebut sebagai dasar perencanaan untuk didorong pelaksanaannya tahun berikutnya.
Di kawasan Selayanng Pemko Medan merencanakan pembangunan u-ditch di Jalan Kenanga sepanjang sekitar 1,2 kilometer serta sebagian saluran di Jalan Bunga Wijaya Kesuma. Rico minta kawasan Sungai Babura terdapat material alami akibat pohon tumbang segera dibersihkan karena berpotensi menghambat aliran air.
Warga juga menyampaikan persoalan penerangan jalan. Ibu Naria mengeluhkan sejumlah titik yang masih gelap karena dirinya harus keluar rumah sejak dini hari untuk berjualan ke Pasar Pringgan.
Pemko Medan mulai tahun depan menyiapkan 10.000 CCTV akan dipasang di seluruh Kota Medan. Setiap kecamatan mendapat sekitar 500 CCTV terhubung dan dipantau untuk membantu mendeteksi aktivitas mencurigakan.
Menurut Rico, pengawasan tidak hanya dilakukan dari tingkat kota, tetapi melibatkan kecamatan sehingga kondisi lingkungan dapat dipantau lebih cepat.
Berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari respons Pemko Medan atas aspirasi warga dalam Sapa Warga, dengan fokus pada penanganan banjir, peningkatan penerangan dan keamanan, serta penyelesaian persoalan sosial dirasakan masyarakat.(Rul/R)


Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda