Breaking News
Memuat breaking news...

Rico Waas Kunjungi Rumah Warga Dibangun Nyaman

Redaksi
Redaksi
Kamis, 6 Agustus 2026 - 6.06 PM WIB
Rico Waas Kunjungi Rumah Warga Dibangun Nyaman
Wali Kota Medan Rico Waas mengunjungi rumah Jaipah yang sudah rehab.(Foto : Istimewa)
Reading Comfort
adjust the font size

Medan I membaranews.com

Lebih dari 20 tahun, Jaipah warga Kota Medan yang tinggal di di Jalan Bunga Sakura, Lingkungan I, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, dengan atap dan dinding yang kerap bocor.

Setiap hujan turun, baskom pun disiapkan untuk menampung air yang merembes dari atap.Perbaikannya dilakukan sedikit demi sedikit sesuai kemampuan. Ketika ada uang, satu keping seng dibeli untuk mengganti bagian atap yang rusak, sementara dinding yang bocor ditutup seadanya.

Kini, kondisi rumah Jaipah telah berubah karena direhabilitasi melalui Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemko Medan. Ia pun tak lagi harus menyiapkan baskom setiap kali hujan turun.

“Kami mengucapkan terima kasih ya, Pak Wali. Selama ada rumah kami ini enak, tenang, nggak hujan, kita nggak takut lagi. Dulu kalau angin kita takut. Hujan kita nyari baskom,” ujar Jaipah saat rumahnya ditinjau Wali Kota Medan Rico Waas bersama Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas, Rabu (5/8/2026).

Jaipah mengaku tidak lagi mengingat sejak kapan rumah tersebut mulai mengalami kerusakan tapi ia sendiri merasakan cukup lama mendiami rumahnya."Atapnya pun bocor-bocor," tuturnya.

Selama ini, perbaikan sesuai kemampuan. Satu keping seng dibeli, kemudian keping lainnya. Dinding yang bocor juga ditutup pakai seng.Ada uang satu keping dibeli. Dindingnya pun bocor, pakai seng nutupinya. sebutnya.Begitulah yang dialami Jaipah lebih kirang 20 tahun.

Namun setelah rumahnya direhabilitasi, ia lebih nyaman menempatinya.

"Udah enak sekarang,” ungkapnya.

Rumah Jaipah menjadi salah satu dari tiga rumah penerima manfaat ditinjau Rico Waas di Kecamatan Medan Tuntungan. Peninjauan untuk melihat langsung hasil rehabilitasi sekaligus memastikan kualitas pekerjaan sebelum rumah dimanfaatkan.

Rico masih menemukan sejumlah bagian yang perlu disempurnakan, terutama pekerjaan pengecatan. Ia minta seluruh pekerjaan diselesaikan dengan baik dan tidak dikerjakan setengah-setengah.

Kualitas menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan program RTLH. Bantuan yang diberikan kepada masyarakat harus menghasilkan rumah benar-benar layak ditempati.

“Kalau diberikan kepada masyarakat, berikan yang terbaik. Bikin yang terbaik. Begitu diserahkan jangan setengah-setengah pekerjaannya, jadi yang terbaik,” ujarnya.

Rico menjelaskan, penerima program diusulkan melalui kelurahan dan kecamatan. Usulan kemudian dibahas melalui musyawarah dan diverifikasi berdasarkan kondisi rumah serta data calon penerima manfaat termasuk desil penerima.

Tahun ini, Pemko Medan menargetkan rehabilitasi 213 unit RTLH tersebar di seluruh kecamatan. Jumlah tersebut belum mencakup seluruh rumah warga yang membutuhkan perbaikan sehingga program akan dilanjutkan secara bertahap.

Setiap unit rumah mendapat anggaran rehabilitasi sebesar Rp.120 juta bersumber murni APBD Kota Medan.(Rul/R)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait