Breaking News
Memuat breaking news...

Rico Waas Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas, Manfaatkan Medsos

Redaksi
Redaksi
Senin, 28 September 2026 - 11.45 AM WIB
Rico Waas Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas, Manfaatkan Medsos
Rico Waas Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas,Manfaatkan Medsos
Reading Comfort
adjust the font size

Medan I membaranews.com

Wali Kota Medan Rico Waas, mendorong pelaku UMKM tidak hanya sekadar bertahan tapi berani naik kelas dengan memperkuat pengelolaan kualitas produk hingga pemasaran digital.

Rico menekankan beberapa poin penting agar UMKM Medan mampu menembus pasar yang lebih luas. diantaranya, kualitas rasa dan tampilan visual yang memikat.

"Produk-produk UMKM di 21 Kecamatan di Kota Medan memiliki rasa yang sudah teruji enak dan dapat bersaing namun itu tidak cukup perlu estetika kemasan.," kata Rico saat menghadiri acara Learning Event Program Financial Inclusion for Women Entrepreneur, yang berlangsung di Grand Ballroom Universitas Prima Indonesia, Minggu (27/9/2026).

Manurut Rico,orang jualan itu kadang-kadang kelihatan visualnya dulu. Orang tertarik dan berkeinginan membeli diawali dari visualnya.Contoh produk sumpia UMKM yang kini tampil ciamik di Mal Pelayanan Publik (MPP).

Selain itu perlu menjaga konsistensi dan kelancaran produksi. Artinya, sebelum membidik pasar internasional atau skala nasional, kestabilan produksi di tingkat lokal harus ditata rapat-rapat.

"Pemahaman permodalan, penetapan target pasar, dan karakter produk yang kreatif menjadi kunci utama agar UMKM memiliki niche market sendiri," ujarnya.

Rico mendorong pelaku UMKM lokal jemput bola perizinan seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) hingga Sertifikasi Halal. Dinas Koperasi, UKM, Perindag harus aktif mendata pelaku usaha yang belum mengantongi PIRT, BPOM, NIB dan Sertifikasi Halal.

"Pendampingan harus dilakukan secara personal karena tiap UMKM memiliki dinamika masalah yang berbeda," tegasnya.

Rico minta optimalkan Smartphone dan Media Sosial.Para pengusaha perempuan mengubah ponsel pintar di genggaman menjadi mesin pencetak omzet melalui pemanfaatan WhatsApp, Facebook, Instagram dan TikTok.(Rul/R)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait