Breaking News
Memuat breaking news...

Resmi Dibuka, Gallery Mustika Deli Ruang Promosi dan Inkubasi UMKM Kota Medan

Redaksi
Redaksi
Kamis, 20 Agustus 2026 - 8.06 AM WIB
Resmi Dibuka, Gallery Mustika Deli Ruang Promosi dan Inkubasi UMKM Kota Medan
Wali Kota Medan Rico Waas bersama Airin Rico Waas meninjau produk UMKM Medan usai meresmikan Galery Mistika Deli di MPP Jl.Iskandar Muda Medan.(Foto : Istimewa)
Reading Comfort
adjust the font size

Medan I membaranews.com

Wali Kota Medan Rico Waas meresmikan Gallery Mustika Deli Dekranasda Medan yang menjadi ruang promosi sekaligus inkubasi bagi pelaku UMKM Kota Medan untuk mengembangkan produk dan memperluas pasar,Rabu (19/8/2026).

Peresmian Gallery Mustika Deli berlokasi di lantai III Mal Pelayanan Publik (MPP), Jalan Iskandar Muda Medan itu ditandai penandatangan prasasti oleh Wali Kota Medan Rico Waas.

Disaksikan Ketua Dekranasda Kota Medan Airin Rico Waas,Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XI Dim 0201/Medan Dita Delli Yudha, Ketua Bhayangkari Cabang Kota Besar (Polrestabes) Medan Nelly Calvijn,Pj. Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi, Wakil Ketua Dekranasda Kota Medan Martinijal Zakiyuddin Harahap,pimpinan OPD Pemko Medan.

Rico mengatakan kehadiran Mustika Deli menjadi momentum untuk membangun ekosistem ekonomi kerakyatan, ekonomi kreatif, dan industri yang mendukung pariwisata Kota Medan.

“Ini momentum awal. Ini adalah kick-off kita, start bersama kita. Semuanya harus bergerak maju. Kami membutuhkan dukungan penuh dari seluruh stakeholder untuk memajukan kekuatan UMKM kita,” kata Rico.

Menurut Rico, potensi UMKM Kota Medan sangat besar. Karena itu, pengembangannya tidak cukup hanya dengan menyediakan tempat promosi. Pelaku usaha membutuhkan pendampingan sesuai kebutuhan, mulai dari peningkatan kualitas produk, branding, kemasan, hingga akses pasar dan permodalan.

Ia mencontohkan produk stik dari Kecamatan Medan Perjuangan sudah memiliki kualitas rasa, tetapi masih perlu diperbaiki dari sisi kemasan.

“Bagaimana branding-nya, bagaimana packaging-nya, kita naikkan pelan-pelan, kita bisa masukkan kemari sehingga nanti kita bisa bawa ke tempat-tempat luar, untuk di galeri lain, untuk di pameran-pameran lain,” ujarnya.

Rico ingin produk lokal Kota Medan tidak berhenti di pasar nasional. Potensi wastra dan produk fesyen, misalnya, didorong agar mampu menembus pasar internasional.

Ia mencontohkan tema empat musim yang dibawa Dekranasda Kota Medan dalam Indonesia Fashion Week sebagai upaya mendorong desainer lokal melihat peluang pasar global.

“Bisa saja ulos dipakai sewaktu winter. Bisa saja uis gara dipakai waktu lagi spring. Jadi kita berharap produk-produk kita ini bisa dipakai di dunia internasional di berbagai musimnya,” ujarnya.

Rico berharap Mustika Deli berkembang menjadi one stop shopping bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin mengenal produk Kota Medan. Produk yang ditampilkan tidak hanya makanan, pakaian, kriya, tetapi juga parfum, skincare, sepatu, tas hingga produk kreatif lainnya.

“Ini harusnya menjadi sebuah etalase kebanggaan kita dan tempat ini dapat difungsikan menjadi tempat inkubasi UMKM Kota Medan,” katanya.

Untuk mendukung fungsi tersebut, Mustika Deli menyediakan mini stage yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan seperti fashion show, talkshow maupun pertemuan.

Dalam doorstop usai kegiatan, Rico Waas menegaskan Mustika Deli juga diperuntukkan bagi pelaku usaha yang belum memiliki tempat untuk memamerkan produknya.

Produk yang masuk ke galeri tetap melalui proses kurasi namun sebelum sampai pada tahap tersebut. Pemerintah Kota Medan bersama Dekranasda dan perangkat daerah melakukan pendampingan agar produk UMKM semakin siap.

Rico mengatakan kebutuhan setiap pelaku usaha berbeda. Ada yang membutuhkan pelatihan, akses permodalan, pengembangan produk, penciptaan pasar hingga akses pasar lebih luas.

Ia mencontohkan pelaku usaha kerupuk dan basreng dari Medan Denai sudah mengirim produknya ke sejumlah kota dan ingin menembus pasar luar negeri. Keinginan tersebut harus diikuti kesiapan dari sisi kualitas, konsistensi produksi, perizinan, kemasan dan kemampuan memenuhi permintaan.

Ketua Dekranasda Kota Medan Airin Rico Waas mengatakan, Gallery Mustika Deli bukan sekadar peresmian sebuah galeri, melainkan ruang bagi karya dan usaha masyarakat Kota Medan untuk berkembang.

“Kita sedang membuka ruang bagi karya dan usaha masyarakat Kota Medan,” ujarnya.

Kota Medan memiliki banyak perajin dan pelaku usaha dengan beragam produk yang lahir dari keterampilan, kreativitas dan kerja keras. Karena itu, karya tersebut perlu mendapatkan ruang agar semakin dikenal dan dipasarkan lebih luas.

Sejak soft launching Juni 2025, Gallery Mustika Deli telah diisi sekitar 150 pelaku usaha dari bidang kuliner, wastra dan kriya.

Airin berharap keberadaan galeri memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha, sehingga produk semakin dikenal, pasar semakin luas dan usaha masyarakat terus berkembang.

Ia mengajak para perajin dan pelaku usaha menjaga kualitas, memperhatikan desain, meningkatkan mutu serta mempertahankan ciri khas produk Kota Medan.(Rul/R)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait