Pemprov Sumut Minta Inalum Terus Perkuat Pendidikan dan Kelestarian Lingkungan di Kawasan Danau TobaPemprov Sumut Minta Inalum Terus Perkuat Pendidikan dan Kelestarian Lingkungan di Kawasan Danau Toba


Medan I membaranews.com
Pemprov Sumut mendorong PT Inalum memperkuat kontribusinya dalam peningkatan kualitas pendidikan masyarakat, serta pelestarian lingkungan hidup di kawasan Danau Toba. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan rantai pasok produksi.
Hal itu disampaikan Wagub Sumut Surya saat menerima kunjungan Direktur Utama PT Inalum Melati Sarnita di ruang kerja Wagub Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Selasa (4/8/2026).
Surya mengusulkan agar Inalum mengoptimalkan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah-sekolah sekitar kawasan Danau Toba.
“Inalum kan bisa berkolaborasi dengan daerah memberikan bantuan kepada sekolah-sekolah di sekitar, berupa penambahan fasilitas yang anggarannya tidak ditampung dalam APBD ataupun APBN,” ujar Surya.
Menurut Surya, bantuan CSR dapat diwujudkan melalui penyediaan berbagai fasilitas pendidikan, seperti laboratorium dan sarana pendukung lainnya yang belum dapat dibiayai melalui APBD maupun APBN.
Surya berharap Inalum tetap memprioritaskan perekrutan tenaga kerja dari masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan. Ia mengenang saat menjadi guru di STM Budi Darma pada 1975, banyak anak didiknya berhasil diterima bekerja di Inalum.
Surya juga meminta Inalum terus memperkuat upaya konservasi lingkungan melalui program penanaman pohon, perlindungan Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba, serta efisiensi penggunaan air. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga kelestarian alam Sumut secara berkelanjutan.
Direktur Utama PT Inalum Melati Sarnita menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga DTA Danau Toba sebagai sumber kehidupan masyarakat lintas generasi.
Menurut Melati, Inalum terus menjalankan berbagai program pelestarian lingkungan, antara lain penanaman pohon, pembibitan, pembangunan biopori dan sumur resapan, sekolah peduli lingkungan, pencegahan kebakaran hutan, serta program Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati).
“Program penanaman dilakukan secara bertahap di setiap daerah yang berada di kawasan Danau Toba. Tahun ini targetnya 500 hektare di kawasan daerah tangkap air. Jenis tanaman yang ditanam dipilih berdasarkan kesesuaian lahan dan nilai ekologis, di antaranya berfungsi untuk menahan erosi, meningkatkan infiltrasi air, serta menambah tutupan lahan hijau,” ujarnya.(Rul/R)


Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda