Breaking News
Memuat breaking news...

Pemprov Sumut Apresiasi BMKG Tingkatkan Literasi Kebencanaan Generasi Muda

Redaksi
Redaksi
Rabu, 12 Agustus 2026 - 8.47 AM WIB
Pemprov Sumut Apresiasi BMKG Tingkatkan Literasi Kebencanaan Generasi Muda
Wagub Sumut Surya menghadiri acara lomba cerdas cermat BMKG 2026 tingkat SMA/ MA/ SMK/ Sederajat se Provinsi Sumatera Utara di Aula Kantor Balai Besar Meteorologi, dan Geofisika Wilayah I Jl. Ngumban Surbakti Medan.(Foto : Istimewa)
Reading Comfort
adjust the font size

Medan I membaranews.com

Pemprov Sumut mengapresiasi komitmen Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), khusus Balai Besar BMKG Wilayah I, dalam memperkuat literasi kebencanaan dan budaya sadar risiko bencana di kalangan generasi muda melalui Lomba Cerdas Cermat (LCC) BMKG Tahun 2026.

"Pendidikan kebencanaan merupakan investasi penting dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang tangguh dan adaptif menghadapi berbagai ancaman bencana,"kata Wakil Gubernur Sumut Surya usai menyerahkan hadiah kepada para pemenang LCC BMKG Tahun 2026 tingkat SMA/MA/SMK/sederajat se-Sumut di Balai Besar BMKG Wilayah I Medan, Jalan Ngumban Surbakti II No. 15, Medan, Selasa (4/8/2026).

Menurut Surya, Provinsi Sumatera Utara merupakan wilayah memiliki tingkat kerawanan terhadap berbagai bencana alam.Membangun budaya sadar risiko bencana harus dimulai sejak usia sekolah melalui peningkatan pengetahuan, kesiapsiagaan, dan literasi sains,ujarnya.

Surya mengapresiasi konsistensi BMKG menghadirkan program edukatif bagi pelajar merupakan langkah strategis dalam memperkenalkan ilmu meteorologi, klimatologi, dan geofisika, sekaligus membangun karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan dan kesiapsiagaan bencana.

Ia menilai Lomba Cerdas Cermat BMKG tidak sekadar menjadi ajang kompetisi akademik tetapi juga wahana pembelajaran yang mampu menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, memperkuat kerja sama, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.

"Kompetisi ini bukan semata-mata tentang siapa yang menjadi juara. Yang lebih penting adalah tumbuhnya semangat belajar, kemampuan berpikir ilmiah, kepedulian terhadap lingkungan, dan kesiapan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat," katanya.

Surya mengajak satuan pendidikan terus mengembangkan budaya literasi kebencanaan di lingkungan sekolah. Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang yang aman, tangguh, serta mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keselamatan diri dan lingkungan sekitar.

Pemprov Sumut berkomitmen terus memperkuat sinergi dengan BMKG, pemerintah kabupaten/kota, dunia pendidikan dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kapasitas masyarakat menghadapi ancaman bencana.

Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Sumut, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama atas dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Tujuan utama lomba meningkatkan wawasan peserta didik mengenai meteorologi, klimatologi, geofisika serta mitigasi bencana. Menurutnya, pemahaman tersebut sangat penting mengingat Sumut merupakan daerah yang rawan bencana, baik hidrometeorologi maupun gempa bumi.

Nelly bangga melihat kemampuan para peserta. Pengetahuan tentang cuaca, iklim, gempa bumi, dan mitigasi bencana sangat penting agar masyarakat semakin siap menghadapi berbagai potensi bencana. Meski tidak semua menjadi juara, ilmu yang diperoleh diharapkan dapat dibagikan kepada masyarakat.

Nelly berharap pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan respons terhadap berbagai potensi bencana.

Kepala Balai Besar BMKG Wilayah I Medan Hendro Nugroho mengatakan, lomba tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan pelajar mengenai tugas dan fungsi BMKG serta mitigasi bencana sebagai bekal bagi generasi muda.

Kompetisi tahun ini diikuti 194 sekolah dari seluruh kabupaten/kota di Sumut.Pelaksanaannya melalui tiga tahapan, yakni babak penyisihan secara daring, kemudian semifinal dan final secara luring yang diikuti delapan tim terbaik.

Para pemenang Juara I SMA Negeri 2 Balige, Juara II SMA Negeri 1 Matauli Pandan, Juara III SMA Negeri 1 Laguboti, Juara IV SMA Negeri 1 Sidikalang.(Rul/R)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait