Breaking News
Memuat breaking news...

Komisi A DPRDSU Prioritaskan Ganti Rugi Lahan Masyarakat Lokasi Proyek Nasional Di Batu Bara

Administrator
Administrator
Kamis, 10 Desember 2020 - 9.03 PM WIB
Komisi A DPRDSU Prioritaskan Ganti Rugi Lahan Masyarakat Lokasi Proyek  Nasional Di Batu Bara
Reading Comfort
adjust the font size

membaranews.com-(Batu Bara)

Komisi A DPRD memprioritaskan penyelesaian ganti rugi lahan masyarakat  berkaitan proyek yang akan dibangun di Kabupaten Batu Bara sebagai Kawasan Strategis Nasional.

Demikian ditegaskan Anggota Komisi A DPRS Sumut usai meninjau  pembangunan Terminal Multiguna di Aula Rumah Dinas Bupati Kecamatan Sei Suka, Kamis (10/12/2020).

Dalam kunjungan kerja Komisi A DPRD Sumut,  permasalahan  ganti rugi lahan masyarakat  yang terkena pembangunan Pelindo I dan PT KAI menjadi pembahasan.

Permasalahan lahan harus diselesaikan agar proyek strategis nasional terus berlanjut yang nantinya  berdampak langsung kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Seperti lapangan kerja dan peningkatan ekonomi  masyarakat,kata Ketua Komisi A Hendro Susanto.

Hendro mengingatkan  jangan ada permainan harga yang mengakibatkan penghambatan jalannya proyek nasional.

Bupati Batu Bara Zahir mengharapkan Komisi A DPRD Sumut membantu percepatan pembangunan proyek nasional di Kabupaten Batu Bara untuk mamajukan perekonomian nasional dan daerah.

Banyak keuntungan yang didapat bila proyek nasional di Batubara antara lain terbukannya lapangan kerja,kata Bupati.

Hadir dalam kunjungan Komisi A ,Ketua DPRD Batu Bara M Safi'i , Sekda  Sakti Alam Siregar, Assisten II Sahala Nainggolan, Kakanwil BPN Sumut, Kepala BPN Asahan Syafrizal Pane, Direktur PT Pelindo I diwakili Hani Okto, Direktur PT KAI Sumbagut diwakili Iskandar, Perwakilan Kantor Jasa Penilai Publik Medan, OPD Kabupaten Batu Bara, Camat Sei Suka, Camat Medang Deras, Perwakilan masyarakat  terdampak Lahan Ganti Rugi Pembangunan Pelindo dan PT KAI.(zul)

Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait