Breaking News
Memuat breaking news...

HPN 2027 Belum Diputuskan, Dewan Pers Akan Libatkan Seluruh Konstituen

Redaksi
Redaksi
Kamis, 3 September 2026 - 12.22 PM WIB
HPN 2027 Belum Diputuskan, Dewan Pers Akan Libatkan Seluruh Konstituen
Reading Comfort
adjust the font size

Jakarta I membaranews.com

Dewan Pers (DP) hingga Rabu malam (2/9/2026) belum menetapkan lokasi maupun konstituen yang akan menjadi penanggung jawab dan pelaksana Hari Pers Nasional (HPN) 2027.

Kepastian tersebut disampaikan sejumlah unsur Dewan Pers setelah Rabu siang Dewan Pers mengadakan pertemuan dengan delegasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang memaparkan kesiapan menjadi pelaksana HPN 2027.

Penegasan serupa disampaikan anggota DP Abdul Manan yang menyatakan belum membuat keputusan akhir terkait HPN 2027.

Menurutnya, pertemuan tadi siang itu dimaksudkan untuk mendengarkan pandangan dari PWI soal aspirasi konstituen DP yang lain. Sebab, PWI tidak datang dalam pertemuan membahas soal HPN ini sebelumnya. Dari penjelasan tadi siang, PWI masih merasa bahwa organisasinya adalah lembaga yang berhak menjadi penanggungjawab dan penyelenggara karena HPN ada kaitan erat dengan sejarah organisasi ini. Namun dalam pelaksanaannya akan melibatkan konstituen DP lainnya.

Menurut saya,pangkal soalnya 'kan di sini. Meski HPN itu memakai tanggal kelahiran PWI tapi ini 'kan namanya HPN yang seharusnya merupakan hari yang dirayakan semua komunitas pers,"ujarnya.

Karena itu, pelaksanaannya mestinya dilakukan bersama-sama, tidak dimonopoli atau didominasi oleh satu organisasi wartawan. Karena ini acara bersama maka lebih tepat menjadi penanggungjawab, ya seharusnya bukan organisasi wartawan tapi lembaga yang punya otoritas lebih besar di bidang pers atau yang menaungi organisasi wartawan dan organisasi perusahaan pers, yaitu DP, " ujar Manan.

Kita tentu bisa dimengerti soal HPN ini PWI inginnya seperti status quo, yaitu seperti selama ini terjadi. Namun di sisi lain, konstituen menginginkan ada perubahan karena pelaksanaan HPN masih tidak sesuai harapan sebagian besar konstituen DP.

Selama ini agenda HPN lebih banyak diisi oleh agenda satu organisasi wartawan dan ini menimbulkan keengganan konstituen DP lainnya untuk terlibat memperingati HPN.

Memang tidak mudah mengubah praktik HPN yang sudah berlangsung puluhan tahun, namun ini tak bisa dibiarkan terus menerus. Sebab akan mengurangi makna dari HPN.

PWI masih menilai Keppres HPN itu seperti menjadi basis bagi organisasi insan pers itu, untuk menjadi penanggungjawab dan penyelenggara HPN. Padahal kalau kita lihat isinya, Keppres itu hanya menetapkan 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional. Tapi Keppres tidak memberi mandat kepada lembaga atau organisasi tertentu sebagai pelaksananya,sebut Manan.

Salah satu anggota DP mengusulkan agar segera ada revisi Keppres HPN. Revisi bisa dilakukan antara lain dengan mengubah tanggal HPN atau memperjelas ketentuan di dalamnya.Misalnya soal lembaga yang menjadi penanggungjawab atau penyelenggara HPN.

Ini salah satu alternatif bisa ditempuh jika tidak ada titik temu yang bisa diterima semua soal HPN ini. Pertemuan tadi siang itu adalah forum DP mendengarkan pendangan PWI. Selanjutnya DP akan bertemu dengan konstituen DP lainnya membahas soal ini, apakah misalnya akan mempertahankan praktik yang sudah berlangsung bertahun-tahun ini, apakah akan membuat peringatan HPN sendiri secara terpisah dari yang dilakukan PWI, atau lainnya, katanya.

Setelah pertemuan dengan konstituen selain PWI, barulah DP akan membuat keputusan akhir soal ini melalui rapat pleno. Tentu sikap DP akan berusaha membuat putusan terbaik bagi komunitas pers, mempertimbangkan semua kepentingan konstituen DP yang memang punya aspirasi beragam soal pelaksanaan HPN.

"Putusan dari rapat pleno itulah yang akan menjadi pegangan DP, termasuk jika ditanya oleh pemerintah atau organisasi atau perusahaan yang ingin mendukung acara HPN ini, " tegas Manan.

Anggota Dewan Pers Muhammad Jazuli menegaskan belum ada keputusan resmi mengenai lokasi maupun konstituen yang akan menjadi penanggung jawab panitia HPN 2027.

"Secara resmi DP belum menetapkan lokasi maupun konstituen yang menjadi penanggung jawab panitia HPN," kata Jazuli.

Hal senada disampaikan anggota Dewan Pers Rosarita Niken Widiastuti yang menegaskan hingga saat ini DP belum menetapkan organisasi yang akan menjadi pelaksana HPN 2027.

"Kemarin kami baru mengundang PWI membahas hal tersebut untuk mendiskusikan dengan PWI perihal HPN," ujar Niken.

Pernyataan Niken kembali menegaskan bahwa pertemuan Dewan Pers dengan PWI masih dalam tahap pembahasan dan belum menghasilkan keputusan mengenai penetapan pelaksana HPN 2027.

Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto mengatakan, pertemuan dengan PWI belum menghasilkan keputusan mengenai lokasi maupun organisasi pelaksana HPN 2027.

"Belum, tadi hanya pertemuan untuk mendengarkan paparan PWI. Habis ini bicara dengan seluruh konstituen,"sebut Totok saat dikonfirmasi wartawan Rabu malam.

* Belum ada rapat

Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wahyu Dhyatmika yang akrab disapa Bli Komang menyatakan,DP dan para konstituen lainnya belum lagi menggelar rapat bersama untuk menetapkan lokasi maupun pelaksana HPN 2027.

"Belum ada rapat lagi bang,sebaiknya kawan-kawan PWI bersabar menunggu rapat tersebut," ujar Bli Komang.

Ini berarti proses penentuan lokasi dan pelaksana HPN 2027 masih terbuka dan belum diputuskan melalui forum bersama seluruh konstituen DP.

* SMSI-AMSI Siap Mendukung

Pengurus SMSI Pusat menggelar rapat pleno di kantor pusat SMSI, Jakarta, Rabu malam (2/9/2026) membahas perkembangan HPN 2027 dan mengusulkan kepada DP agar HPN 2027 dilaksanakan di Jakarta.

Untuk menangkal hoax yang berkembang, Sekjen SMSI Makali Kumar minta kepada seluruh elemen bersabar menunggu keputusan DP.

Makali mengajak seluruh fungsionaris SMSI Pusat dan Daerah se tanah air untuk menghindari penyebaran hoax.dan menahan diri menunggu keputusan DP.

Ketua Umum AMSI Bli Komang mendukung usulan SMSI tempat penyelenggarakan HPN 2027 di Jakarta. Masih memungkinkan di Jakarta mengingat belum ada keputusan resmi DP. "AMSI siap dukung SMSI," ujarnya.

Pastinya,hingga Rabu malam (2/9/2026), belum terdapat keputusan resmi DP mengenai lokasi HPN 2027 maupun konstituen yang ditetapkan sebagai penanggung jawab dan pelaksana kegiatan.

Selanjutnya, Dewan Pers akan mempertemukan dan meminta pandangan seluruh konstituen untuk membahas HPN 2027. Forum tersebut menjadi penting untuk memastikan keputusan soal lokasi dan pelaksana HPN 2027 dilakukan melalui proses yang terbuka dan melibatkan seluruh konstituen DP.(Rul/R)

Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait