Breaking News
Memuat breaking news...

Edy Rahmayadi : Pandemi, Dakwah Tetap Berjalan

Administrator
Administrator
Kamis, 3 Desember 2020 - 6.40 PM WIB
Edy Rahmayadi : Pandemi,  Dakwah Tetap Berjalan
Reading Comfort
adjust the font size

 membaranews.com-(Medan)

Pandemi Covid-19 berdampak di seluruh sektor kehidupan, sehingga banyak masyarakat membutuhkan pencerahan lewat dakwah.

"Kepada para penceramah diminta tetap melakukan dakwah walau tanpa bertatap muka",kata  Gubernur Sumatera Utara  Edy Rahmayadi saat membuka acara Rapat Koordinasi (Rakor) Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Sumut, di Kantor MUI Sumut, Jalan Majelis Ulama Medan, Kamis (3/12/2020).

Rakor dihadiri  pengurus/anggota MUI Sumut dan  Ketua MUI Kabupaten/Kota secara virtual.

Menurut Gubernur,  saat ini kita rasakan dakwah makin  berkurang, apalagi di masa pandemi dimana tidak bisa berkumpul dan bertatap muka.

Saya berharap dengan dakwah Islam kita benar-benar terwujud. Manfaatkan teknologi untuk berdakwah walau tanpa harus bertatap muka."Banyak umat merindukan dakwah dari para dai, anak-anak kita, cucu-cucu kita perlu dakwah,” ujar Edy

 Menurut Edy,  dakwah itu seperti senjata di dalam peperangan, dimana yang namanya pertempuran harus selalu menghadapi tantangan, ancaman dan risiko.

Dalam berdakwah pun seperti itu, selalu ada risiko yang harus dihadapi apalagi bila berdakwah di daerah perbatasan risiko lebih besar. "Utuslah para dai terbaik untuk berdakwah,” sebutnya.

Wakil Gubernur  Sumut Musa Rajekshah yang turut hadir mengatakan , ada tiga hal yang rawan terjadi saat melakukan dakwah di daerah perbatasan.Yakni rrawan pemurtadan, rawan narkoba, rawan intimidasi.

“Karena itu, perekonomian masyarakat di daerah perbatasan juga harus kita tingkatkan, harus dipikirkan juga kesejahteraan para pendakwah yang berada di daerah perbatasan,” ujarnya.

Ketua Umum MUI Sumut Abdullah Syah menyampaikan, saat ini fatwa dan nasehat dikeluarkan  MUI menjadi pegangan umat. Nilai fatwa  MUI sangat penting, karena Fatwa MUI selalu jadi pedoman umat.

“Kalau orang lain yang mengeluarkan fatwa, umat masih ragu. Tapi kalau sudah MUI yang keluarkan umat tidak akan ragu. Karena itu, jangan kecewakan umat, setiap fatwa yang dikeluarkan benar-benar dipertanggungjawabkan,” tegas Abdullah Syah. (rul)

Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait