Breaking News
Memuat breaking news...

Cegah Penyebaran TB, Wali Kota Medan Gencarkan Tracing Jemput Bola

Redaksi
Redaksi
Rabu, 22 Juli 2026 - 6.38 PM WIB
Cegah Penyebaran TB, Wali Kota Medan Gencarkan Tracing Jemput Bola
Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus dan Wamendagri Akhmad Wiyagus didampingi Rico Waas meninjau fasilitas RSU H.Adam Malik Medan.(Foto : Istimewa)
Reading Comfort
adjust the font size

Medan I membaranews.com

Pemko Medan memperketat penanganan Tuberkulosis (TB) dengan memaksimalkan strategi tracing (pelacakan) secara aktif dengan melakukan jemput bola langsung ke masyarakat guna memutus mata rantai penularan dan mendukung program prioritas penekanan angka TB nasional.

Penanganan TB tidak bisa lagi dilakukan secara pasif dengan hanya menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan. Penanganan harus menyasar hingga ke kontak erat atau suspect di sekitar penderita.

"Artinya kita harus jemput bola. Selain tindakan medis, pemahaman masyarakat tentang bahaya TB juga harus ditingkatkan secara menyeluruh agar warga tidak ragu melaporkan potensi kasus di lingkungan masing-masing," kata Rico Waas di sela-sela peninjauan pelaksanaan layanan TB, di RS Adam Malik oleh Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus bersama Wamendagri Akhmad Wiyagus, Selasa (21/7/2026

Sebagai langkah konkret, Rico Waas siap melakukan kerjasama dengan Kemenkes untuk untuk melakukan tracing di 661 titik pelacakan.

Wamenkes

Benjamin menyatakan,kunjungan ini merupakan bagian dari perintah PresidenPrabowo Subianto untuk menjalankan program prioritas nasional, khusus dalam menekan kasus TB serta meninjau kesiapan fasilitas kesehatan di daerah.

Pemerintah sangat peduli pada penyiapan SDM berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. Sumber daya alam yang melimpah harus diimbangi dengan SDM yang sehat dan bergizi baik.Justru itu Pemerintah akan memperkuat tracing untuk mencegah penyebaran TB.

Salah satu upaya yang kita lakukan dengan memperkuat tracing, khusus terhadap masyarakat yang kontak erat dengan penderita," kata Benjamin seraya menambahkan untuk Kota Medan tracing akan dilakukan di 661 titik pelacakan.

Sebagai bagian dari penguatan fasilitas pendukung, pemerintah secara bertahap akan membangun dan merenovasi rumah sakit di seluruh Indonesia termasuk RSUD Dr. Pirngadi Medan.(Rul/R)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait