Breaking News
Memuat breaking news...

Bobby Nasution : Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra

Redaksi
Redaksi
Selasa, 11 Agustus 2026 - 12.41 PM WIB
Bobby Nasution : Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra
Gubernur Sumut Bobby Nasution men ghadiri penutupan IFW 2026 di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta Pusat.(Foto : Istimewa)
Reading Comfort
adjust the font size

Jakarta I membaranews.com

Gubernur Sumut Bobby Nasution menegaskan kesiapan Sumut menjadi salah satu pusat fashion Indonesia melalui pengembangan wastra tradisional.

"Kekayaan budaya yang dimiliki Sumut merupakan modal besar untuk menggerakkan ekonomi daerah sekaligus memperkuat industri fashion nasional hingga ke tingkat internasional," kata Bobby saat menghadiri penutupan Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 bertema "Ulos Simetria"di Jakarta, Minggu (2/8/2026).

Bobby menyatakan siap untuk menjadi daerah fashion Indonesia, karena kami yakin warisan budaya yang ditinggalkan kepada kita semua hari ini dari Sumut, bisa membangkitkan ekonomi masyarakat Sumut dan membangkitkan ekonomi nasional di bidang fashion.

Bobby meyakini perpaduan motif tradisional ulos dengan sentuhan para perancang busana modern akan menjadi daya tarik kuat di panggung mode dunia. Menurutnya, IFW 2026 menjadi momentum awal untuk memperluas kolaborasi antara Sumut dengan industri fashion internasional.

Ia mengapresiasi Indonesia Fashion Week beserta seluruh pihak yang telah berkolaborasi memperkenalkan dan mempromosikan kriya serta wastra Nusantara, khusus dari Sumut.

Pemprov) Sumut, katanya, siap terus mendukung promosi budaya melalui sektor wastra.

Bobby menyoroti kekayaan kuliner Sumut telah dikenal luas masyarakat Indonesia. Kuliner di Sumut khusus Medan katanya cuma ada dua rasa "enak sama enak sekali".

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana terkesan dengan kuatnya tradisi pembuatan ulos saat berkunjung ke kawasan Danau Toba. Menurutnya, ulos bukan sekadar kain tradisional, tetapi bagian dari kehidupan masyarakat Batak yang terus dijaga lintas generasi.

"Yang paling membekas di hati saya adalah melihat bagaimana Ulos tetap hidup sebagai bagian dari keseharian masyarakatnya. Di balik setiap lembar ulos, ada tangan-tangan terampil para perempuan Batak dengan penuh ketekunan menjaga tradisi itu tetap hidup," tuturnya.

Ia menilai keberlanjutan tradisi lokal menjadi kekuatan utama dalam membangun karakter destinasi wisata.

"Tradisi itu terus diwariskan, dipraktikkan, dan menjadi kebanggaan lintas generasi. Bagi saya, inilah yang membuat sebuah destinasi memiliki karakter yang tidak mudah ditiru. Dalam pariwisata, karakter tersebut merupakan fondasi destination branding," tambahnya.

Widiyanti berharap Indonesia Fashion Week terus menjadi ajang yang menginspirasi dunia sekaligus menarik minat wisatawan berkunjung ke Indonesia.

"Tidak banyak negara yang memiliki kekayaan wastra seberagam Indonesia. Lebih istimewa lagi, kita memiliki para designers yang mampu menerjemahkan warisan budaya tersebut menjadi karya-karya yang terus berkembang dan mendapat apresiasi di panggung internasional," ucapnya.(Rul/R)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait