Breaking News
Memuat breaking news...

Bobby Nasution Pacu Enam BUMD Sumut Naik Kelas,Tidak Mampu Digabung

Redaksi
Redaksi
Jumat, 28 Agustus 2026 - 12.06 AM WIB
Bobby Nasution Pacu Enam BUMD Sumut Naik Kelas,Tidak Mampu Digabung
Reading Comfort
adjust the font size

Medan I membaranews.com

Gubernur Sumut Bobby Nasution mendorong enam BUMD di Sumut memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan kinerja, pelayanan dan kontribusi bagi masyarakat.

Semangat tersebut digaungkan Bobby saat melepas sekitar 4.000 peserta Semarak Fun Walk BUMD Sumut bertajuk “Satu Langkah, Satu Kolaborasi”.

Bobby mengatakan BUMD memiliki tanggung jawab yang lebih luas dibandingkan unit pelaksana teknis (UPT). Selain menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat, BUMD juga dituntut memiliki orientasi korporasi.

“BUMD itu lebih dari UPT. Kalau UPT, pengembangannya sesuai tugas. Kalau BUMD, selain menjalankan tugas pelayanan, juga harus mengarah kepada korporasi,” kata Bobby di halaman Kantor PT Bank Sumut , Jalan Imam Bonjol, Medan, Sabtu (22/8/2026).

Ia meminta seluruh BUMD Sumut meningkatkan kinerja, baik dari sisi kesehatan perusahaan, pelayanan kepada masyarakat maupun kontribusi terhadap pemerintah daerah.

Bobby minta Bank Sumut meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat pengembangan karier internal.

“Kami akan support PT Bank Sumut. Jenjang karier, target, dan kinerja harus terus ditingkatkan. Target kita, pada akhir 2027 Bank Sumut bisa naik kelas,” ujarnya.

Bobby memberikan perhatian terhadap sejumlah BUMD belum optimal menjalankan fungsi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menargetkan hingga 2027 seluruh BUMD mampu memperbaiki kinerja. Jika tidak mampu berkembang dan memberikan pelayanan secara optimal, Pemprov Sumut akan mempertimbangkan penggabungan sejumlah BUMD dalam satu holding.

“Kalau sampai 2027 pelayanan kepada masyarakat tidak bisa dioptimalkan, tentu harus ada peningkatan. Kalau tidak bisa, kita akan satukan, kita gabungkan dalam holding,” katanya.

Bobby mencontohkan kondisi sejumlah BUMD yang memiliki aset besar, tetapi tidak didukung kemampuan finansial yang memadai. Sebaliknya, terdapat BUMD yang memiliki kemampuan keuangan, tetapi tidak memiliki aset yang besar.

“Contohnya Dirga Surya, pegawainya hanya sekitar lima orang. AIJ juga demikian. Ada BUMD yang asetnya besar tetapi tidak memiliki uang. Sebaliknya, ada yang uangnya banyak tetapi asetnya tidak ada,” ujarnya.

Londisi tersebut harus menjadi dasar bagi BUMD untuk saling berkolaborasi dan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki.

“Kalau bisa disatukan untuk kepentingan masyarakat, tentu akan lebih baik. Kolaborasi ini kita harapkan membawa perbaikan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Sumut,” ujarnya.

Direktur Utama PD Aneka Industri dan Jasa (AIJ) Sumut, Swangro Lumban Batu mewakili enam Direktur BUMD, mengatakan, Fun Walk merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memeriahkan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurut Swangro, kegiatan tersebut berawal dari komunikasi informal antarpimpinan BUMD yang kemudian berkembang menjadi kegiatan bersama.

Dia berharap kolaborasi antar BUMD dapat menjadi garda terdepan dalam membantu kemajuan Sumut.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan Deklarasi Komitmen Kolaborasi BUMD Sumut yang berkomitmen membangun kolaborasi sumber daya serta meningkatkan kontribusi BUMD dalam pembangunan Sumut.(Rul/R)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait