Bank Sumut Gelar Akad Massal KPR Sejahtera FLPP "Rumah Subsidi Menyala" di PRSUBank Sumut Gelar Akad Massal KPR Sejahtera FLPP "Rumah Subsidi Menyala" di PRSU


Medan I membaranews.com
PT Bank Sumut menggelar Akad Massal KPR Sejahtera Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bertajuk “Rumah Subsidi Menyala” di Panggung Keong Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Ke-50 Sabtu (1/8/2026).
Sebanyak 66 konsumen secara resmi menandatangani akad kredit perumahan subsidi ini sebagai bentuk komitmen nyata bersama dalam memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah yang layak, aman, dan terjangkau di Sumut.
Acara ini dihadiri Pemimpin Divisi Kredit Konsumen, Faisal Panggabean dipandu Pemimpin Departemen Solusi Pembiayaan Perumahan Divisi Kredit Konsumen Bank Sumut, Muhammad Zulham Dispo.
Faisal menegaskan Bank Sumut siap menjadi garda terdepan sebagai regional bank yang inklusif dalam mendukung program strategis pemerintah pusat maupun daerah.
Program KPR Sejahtera FLPP bukan sekadar memenuhi kebutuhan hunian masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
"Setiap rumah yang dibangun akan menggerakkan industri bahan bangunan, jasa konstruksi, transportasi, perdagangan, hingga sektor UMKM," ujar Faisal.
Bank Sumut berkomitmen memastikan akses pembiayaan menjangkau seluruh lapisan masyarakat pekerja.
Setiap keluarga berhak atas rumah pertama yang layak. Setelah proses BI Checking/SLIK OJK bersih (di bawah Rp.1 juta), seluruh pekerja baik ASN, driver/sopir, pekerja kebersihan, hingga pedagang bakso berhak memiliki rumah bersubsidi.
Ketua BPOD REI Sumut Andi Atmoko, mengatakan akad massal 66 konsumen hari ini merupakan bagian dari langkah besar mencapai target 4.000 unit akad KPR subsidi yang dicanangkan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.
Hingga akhir Juli 2026, capaian realisasi berada di angka 500 unit sehingga masih ada sisa waktu 5 bulan untuk mengejar 1.500 hingga 3.500 target akad lanjutan.
Ketua DPD REI Sumut, Rakutta Karo-Karo, mengungkapkan realisasi REI Sumut per 30 Juni 2026 telah menyentuh 2.844 unit. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan mitigasi kendala di lapangan, terutama terkait persoalan SLIK OJK dan administrasi kredit bagi ASN maupun pekerja informal.
"Kami di REI terus berupaya ekstra keras dan tetap optimis di tengah tantangan ekonomi. Kolaborasi bersama Bank Sumut dan asosiasi pengembang harus berjalan harmonis agar target pemerintah dapat tercapai," tegas Rakutta.
Ia menyoroti potensi besar dari sektor pekerja non-ASN/informal di Sumut, seperti sebanyak 2.500 Driver di Pelabuhan Belawan dengan estimasi penghasilan Rp 5 juta- Rp 15 juta per bulan.
Selain itu terdapat 5.000 Pekerja Kebersihan Pemko Medan yang tersebar di 300 lebih kelurahan dengan penghasilan rata-rata Rp.3,5 juta per bulan.
Potensi pekerja ini diharapkan dapat diakomodasi dan diasesmen dengan fleksibel oleh Bank Sumut guna mendukung program nasional oleh Presiden Prabowo 3 juta rumah subsidi.(Rul/R)


Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda