Wali Kota Medan Rico Waas didampingi Ny.Airin Rico Waas melambaikan tangan saat peserta pawai ta’aruf melintas di tribun.(Foto : Kominfomdn)
Medan I membaranews.com
Suasana Jalan Gatot Subroto Kecamatan Medan Sunggal, dipenuhi nuansa religius dan keberagaman budaya saat ribuan kafilah dari 21 kecamatan se-Kota Medan mengikuti Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-59 tingkat Kota Medan, Sabtu (11/4/2026).
Pawai ta’aruf menjadi tanda dimulainya rangkaian MTQ berlangsung meriah dan semarak. Setiap kafilah tampil dengan busana bernuansa Islami yang dipadukan dengan kekayaan budaya lokal, menghadirkan atraksi kesenian tradisional, miniatur ikon daerah serta lantunan shalawat yang menggema sepanjang rute pawai.
Kehadiran ragam etnis seperti Melayu, Batak, Minang, Karo, Jawa, Mandailing, Tionghoa, India dan Arab mencerminkan harmonisasi keberagaman yang menjadi ciri khas Kota Medan.
Wali Kota Medan, Rico Waas didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Ny Airin Rico Waas melepas dan menyambut langsung para peserta dari atas panggung kehormatan. Dengan penuh semangat, Rico dan Istri melambaikan tangan kepada setiap kafilah yang melintas sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan antusiasme seluruh kecamatan.
Turut menyambut peserta Pawai ta’aruf Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman didampingi Ketua Dharmawanita Kota Medan Ny Ismiralda Wiriya Alrahman, Anggota DPRD Kota Medan Saipul Bahri, Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum, Kakankemenag Impun Siregar dan unsur Forkopimda Kota Medan serta Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan.
Kafilah pertama mengawali pawai ta’aruf adalah Kecamatan Medan Selayang merupakan juara umum tahun lalu. Dengan mengarak tropi juara umum diiringi marching band, Kafilah Kecamatan Medan Selayang menampilkan berbagai keunikan dan keistimewaan pada pawai ta’aruf tersebut. Selanjutnya tampil Kecamatan Medan Labuhan, Kecamatan Medan Baru dan Kecamatan Medan Helvetia serta kecamatan – kecamatan lain dan diakhiri dengan kafilah Kecamatan Medan Sunggal selaku tuan rumah pada pelaksanaan MTQ Ke- 59.
Wali Kota Medan Rico Waas mengatakan, pawai ta’aruf tidak hanya menjadi seremoni pembuka tetapi simbol persatuan dan syiar Islam di tengah masyarakat yang majemuk.
Atas pelaksanaan pawai ta’aruf, Rico Waas mengungkapkan rasa syukurnya karena pawai ta’aruf berjalan lancar dan sukses. Apresiasi disampaikan Rico kepada seluruh kafilah yang tampil dalam pawai ta’aruf dengan penuh semangat dan kreativitas.
“Alhamdulillah Pawai Ta’aruf berjalan lancar. Saya apresiasi seluruh kafilah yang telah tampil dengan penuh semangat dalam memeriahkan dan mensukseskan pawai ta’aruf”, ujar Rico.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas di sepanjang Jalan Gatot Subroto Medan. Warga dari berbagai kalangan memadati sisi jalan sejak pagi hari untuk menyaksikan kemeriahan pawai. Mereka mengabadikan momen dengan ponsel dan memberikan dukungan kepada kafilah yang melintas, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.
Setiap kecamatan menampilkan kreativitas terbaiknya, mulai dari marching band, kendaraan hias bertema islami hingga pertunjukan seni budaya yang memukau. Penampilan tersebut tidak hanya memperkuat syiar Islam tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya lokal.
Pawai Ta’aruf menandai dimulainya rangkaian kegiatan MTQ Ke-59 tingkat Kota Medan berlangsung 11 – 18 April 2026 mengusung tema “Membangun Ketaatan Yang Hakiki Kepada Allah SWT dan Rasul-nya Menuju Medan Bertuah”.
Pelaksanaan MTQ Ke- 59 diharapkan mampu melahirkan qori dan qoriah terbaik sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Usai pawai ta’aruf, Wali Kota Medan Rico Waas didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Ny Airin Rico Waas meresmikan stand pameran yang meramaikan pelaksanaan MTQ Ke- 59 ditandai dengan pengguntingan pita.
Dengan kemeriahan dan partisipasi ribuan peserta serta dukungan masyarakat, Pawai Ta’aruf MTQ Ke-59 Kota Medan menjadi simbol kuat persatuan, religiusitas dan keberagaman budaya yang harmonis di Kota Medan.(Rul/R)











