Medan I membaranews.com
Antusiasme luar biasa mewarnai Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) di Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Medan Baru.Pemko Medan melalui Dinas Ketenagakerjaan kembali menggelar program unggulan Rabu Walk In Interview, Rabu (11/03/2026).
Sebanyak 384 pelamar terpantau memadati lokasi sejak pagi, bersaing ketat untuk memperebutkan lowongan yang tersedia. Program ini merupakan langkah nyata Pemko Medan dalam menekan angka pengangguran dengan mempertemukan langsung perusahaan dan calon tenaga kerja.
Sedikitnya ada lima perusahaan yang membuka lowongan pada hari itu dengan jumlah jabatan sebanyak 21 dan jumlah kebutuhan tenaga kerja sebanyak 185 orang.
Adapun lima perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan yakni ;
- PT. Sukses Gemilang IndolubricantPosisi yang dibutuhkan Technical.Engineering, dan Marketing Engineer.
- Sinar Sosro Gunung Slamat Posisi yang dibutuhkan Management Trainee, dan Sales and Supervisor Sales.
- PT. Stella Mandiri Husada Posisi yang dibutuhkan Senior Marketing, Perawat, Fotografer/videografer, IT Programmer, Juru Masak, FAT Manager, Digital Marketing, Konten kreator, dan Sekretaris Mutu.
- PT. Pelindo Data Sejahtera Posisi yang dibutuhkan Operator Head Truck, dan Cleaning Service.
- PT Lombok Putra Pratama Posisi yang dibutuhkan Jaga Anak, Jaga Jompo, PRT, Housekeeping, Waiters, Admin office, dan Pekerja Ladang.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar proses rekrutmen, tetapi juga menjadi bukti komitmen Pemko Medan dalam memberikan akses ni pekerjaan yang transparan dan mudah dijangkau.
Dengan hadirnya posisi mulai dari tenaga teknis, kreatif hingga operasional lapangan, warga memiliki pilihan luas sesuai dengan keahlian masing-masing.
Sebelumnya, Wali Kota Medan, Rico Waas saat membuka program tersebut pada, Rabu (4/3/2026) lalu, menyebutkan Pemko Medan berkomitmen tidak hanya memperbanyak lapangan pekerjaan, tetapi juga mempermudah akses informasi lowongan. Dirinya menilai selama ini banyak peluang kerja yang tersedia, namun sulit dijangkau masyarakat.
“Komitmen kita adalah bagaimana akses lapangan pekerjaan itu dipermudah, tidak hanya diperbanyak, tetapi dipermudah. Jangan sampai lowongan ada, tapi masyarakat tidak tahu dimana mencarinya,”kata Rico Waas.
Tidak menutup kemungkinan program ini akan diperluas ke wilayah lain di kota Medan agar menjangkau masyarakat hingga kawasan utara dan pinggiran kota.(Rul/R)











