Medan I membaranews.com
Universitas Sumatera Utara (USU) kembali mengukuhkan Tiga Guru Besar berlangsung di Gelanggang Mahasiswa USU, Selasa (15/08/2023).
Guru Besar dikukuhkan Rektor USU Muryanto Aminyakni yakni Prof. Dr. Delvian, S.P, M.P (Fakultas Kehutanan), Prof. dr. Ayodhia Pitaloka Pasaribu, M.Ked(Ped), SpA(K), Ph.D(CTM) (Fakultas Kedokteran), Prof. Dr. Miswar Budi Mulya, S.Si, M.Si (Fakultas MIPA).
Rektor Muryanto Amin mengucapkan selamat kepada Tiga Guru Besar dan mengharapkan karya inovasi para Guru Besar guna mendukung USU sebagai perguruan tinggi berkelas dunia terutama dalam menata hingga memperkuat ekosistem pendidikan.
“Kami menunggu karya inovasi para Guru Besar USU agar terus mendukung USU sebagai universitas berkelas dunia terutama dalam menata dan memperkuat ekosistem pendidikan,”kata Muryanto.
Menurur Rektor, dengan melihat situasi saat ini sejak berakhirnya pandemi, negara-negara didunia telah mengubah cara mengelola tatanan kehidupan manusia seperti pada isu lingkungan.
Setiap negara harus mempersiapkan basis infrastruktur dan sumber daya manusia dalam memproduksi barang dan jasa yang dibutuhkan untuk keberlangsungan dunia. Seperti standarisasi yang sama meskipun jenis produk dihasilkan berbeda.
Untuk itu, Rektor terus memberikan semangat kepada para profesor untuk melaksanakan tugas Tridharma untuk memajukan pendidikan di Indonesia.
Sebagaimana diketahui, bidang Infeksi Tropis merupakan keunggulan dari Fakultas Kedokteran USU, Prof. dr. Ayodhia Pitaloka Pasaribu, M.Ked(Ped), SpA(K), Ph.D(CTM) berkomitmen untuk mengutamakan kerjasama penelitian pendidikan dengan menghasilkan penemuan terbaru untuk kemajuan masyarakat.
Saya bergerak di bidang infeksi tropis dan itu keunggulan dari Fakultas Kedokteran. Maka kerjasama penelitian pendidikan terus kami utamakan untuk menghasilkan penemuan penemuan baru, terutama untuk kemajuan masyarakat,” kata Prof. Ayodhia Pitaloka.
Sedangkan Prof Delvian berharap kedepan dapat memberikan kontribusi maksimal dalam penelitian, pendidikan, pengabdian agar bermanfaat bagi alam sekitar. Salah satunya potensi mikroba untuk membantu pertumbuhan tanaman pada kondisi marginal.
Motivasi utama bagaimana mengembangkan apa kita punya. Seperti sangat potensial digunakan membantu pertumbuhan tanaman pada kondisi-kondisi marginal.
“Kita harus bisa memberikan kontribusi lebih bukan hanya dalam hal pendidikan juga penelitian dan pengabdian,” ujar Prof. Delvian
Prof. Miswar Budi Mulya berharap dapat menjadi panutan dalam hal riset dan pengabdian kepada masyarakat sehingga hasil riset dapat digunakan masyarakat.
Seorang Guru Besar harus memberi contoh dan panutan terutama dalam riset dan pengabdian masyarakat,ujar Prof Miswar.(Rul)











