Bupati Tapsel Dolly Pasaribu didampingi Ketua TP PKK Rosalina Dolly Pasaribu melepas keberangkatkan Calhaj Tapsel menuju asrama haji Medan, Rabu (05/06/2024). (Foto : Istimewa)
Tapanuli Selatan I membaranews.com
Ribuan masyarakat memadati pelepasan keberangkatan 220 jemaah Calon Haji (Calhaj) asal Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) menuju asrama haji Medan.
Keberangkatan Calhaj dilepas Bupati Tapsel Dolly Pasaribu didampingi Ketua TP PKK Rosalina Dolly Pasaribu di Masjid Agung Syahrun Nur Komplek Perkantoran Pemerintah Tapsel Jalan Prof Lafran Pane, Sipirok, Rabu (05/06/2024).
Bupati Dolly Pasaribu menyampaikan, alasan dilepasnya jemaah Calhaj asal Tapsel di Masjid Agung Syahrun Nur mengingat surat edaran yang disebarluaskan Kemenag RI bahwa seremoni pelepasan jemaah haji hanya dilakukan maksimal 30 menit. Dimana sebelumnya ditiap kecamatan telah melakukan tausiah sehingga waktu bersama keluarga mungkin bisa saja berkurang.
“Kami bersifat melaksanakan surat edaran dari Kementerian Agama. Itulah kenapa kami mengumpulkan jemaah disini supaya lebih puas nanti berpamitan dengan keluarga,” terang Bupati Dolly Pasaribu.
Mengingat untuk menjaga keselamatan jemaah haji, Dolly menjelaskan bahwa seluruh supir bus yang membawa rombongan Calhaj telah dilakukan tes urine.
“Karena ada imbauan dari Polres Tapsel dan BNNK Tapsel agar setiap supir yang membawa bapak-ibu, harus di tes urine jangan sampai terindikasi narkoba,” sebut Dolly.
Bupati juga menyampaikan terkait diundurnya pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Sumut di Kecamatan Sipirok, menjadi keberuntungan bagi seluruh Calhaj Tapsel.
Dengan begitu Bupati Dolly dapat mengantarkan Calhaj sampai ke Bandara Kuala Namu International Airport (KNIA) Jumat (07/06/2024).
Dolly mengingatkan tentang kondisi cuaca di tanah suci yang jauh berbeda dengan kondisi cuaca di Kabupaten Tapsel. Karena itu Calhaj dihimbau untuk menjaga kesehatan.
“Karena cuaca sangat panas maka selalu sediakan air mineral untuk menghindari dehidrasi,” pesan Dolly.
Salah satu bentuk perhatian kecil Bupati yakni dengan memberikan bingkisan yang di dalamnya terselip sebuah payung guna melindungi jemaah dari paparan sinar matahari.
Dolly berpesan agar seluruh jamaah haji fokus untuk melaksanakan ibadah dan meninggalkan nafsu dunia.Bupati mendoakan agar seluruh jemaah haji senantiasa diberikan kesehatan.
Terakhir, Dolly menitipkan kepada camat dan jajarannya bagi keluarga dan rumah jamaah Calhaj yang ditinggal selama melaksanakan ibadah haji agar tetap diperhatikan.
“Saya minta kepada bapak dan ibu Camat, Kepala Desa, Kepling, Kadus lihatlah rumah keluarga kita ini, supaya tidak ada kekhawatiran sama sekali,” ujar Dolly.
Sebelum naik ke dalam bus, seluruh Calhaj menerima bingkisan dan juga uang Rial dari Dolly Pasaribu dan Rosalina. (Borneo)











