membaranews.com.(Medan)
Wali Kota Medan Bobby Nasution menegaskan, kehadiran pembatas jalan (median/separator) di Jalan Karya Wisata,l Kecamatan Medan Johor dilakukan Pemko Medan melalui OPD terkait bertujuan untuk menertibkan lalu lintas di kawasan tersebut.
Alasannya, banyak aktifitas masyarakat di seputaran wilayah tersebut yang juga memakan badan jalan sehingga menyebabkan terganggunya kelancaran arus lalu lintas.
Demikian ditegaskan Bobby merespon ramainya informasi di media sosial mengenai kemacetan di kawasan Jalan Karya Wisata saat menghadiri gelaran Beranda Kreatif (Bekraf) di halaman depan Balai Kota Medan, Sabtu malam (17/12/2022)
“Di sana banyak terdapat aktifitas ekonomi masyarakat namun minim kesadaran kita untuk sama-sama menjaga ketertiban lalu lintas. Harapan kita dengan dibuatnya pembatas jalan dapat memahami apa yang menjadi tanggung jawab kita dan mengikuti aturan yang ada.
“Jangan berjualan di pinggir jalan menuju ke tengah jalan,” ujar Bobby.
Bobby tidak melarang masyarakat melakukan berbagai aktifitas ekonomi di sana. Hanya saja, tidak jarang para pelaku usaha memakan badan jalan saat menjalankan usahanya.
“Masyarakat mengetahui bagaimana upaya kita mensupport UMKM Kota Medan. Namun, jika aktifitas usahanya memakan badan jalan, itu tidak dibenarkan. Ditambah lagi, salah satu komplek perumahan di sana, pintu masuknya juga memakan setengah badan jalan sehingga membuat ruas jalan berkurang.
Jadi melalui OPD terkait saya sudah ingatkan untuk menegur keras.Jika tidak ditindaklanjuti akan kita bongkar,” ujar Bobby.
Bobby berharap support warga Medan Johor.Sebab,bukan separator atau median jalan yang salah tetapi kurang tertib dalam berkendaraan, salah satunya parkir sembarangan di pinggir jalan,sebut Bobby
Bobby mengungkapkan ,sudah beberapa titik kita temukan yang suka parkir sembarangan di pinggir-pinggir jalan menyebabkan terjadinya kemacetan.
Mudah-mudahan masyarakat saling menjaga kenyamanan dan ketertiban lalu lintas di mana pun itu,” ujar Bobby.(Rul)











