Medan I membaranews.com
Industri Film dikembangkan di Kota Medan perlu dilakukan standafaisasinSebagai upaya mendorong industri film di Kota Medan agar dapat tumbuh dan berkembang menghasilkan karya terbaik.
“Program pengembangan kompetensi SDM pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan komitmen Pemko Medan dalam memberikan bimbingan teknis dan pelatihan kepada pelaku ekonomi kreatif khusus bidang perfilman demi meningkatkan karya sinema unggul di Kota Medan, kata Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Asisten Ekbang Agus Suriono pada Workshop Standarisasi Usaha dan Sertifikasi Profesi Bidang Ekonomi Kreatif Sub Sektor Film di Hotel Grand Mercure Maha Cipta Medan Angkasa, Selasa (12/09/2023).
Dalam workshop yang juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Yuda Pratiwi Setiawan, dan Ketua Badan Perfilman Indonesia, Ketua Umum Karyawan Film & Televisi Indonesia dan Dewan Pengarah Lembaga Sertifikasi Profesi Film & Televisi Indonesia, Gunawan Paggaru. Agus Suriono.
Dikatakan, ekonomi kreatif menjadi bagian dari ekosistem pariwisata menjadi salah satu kekuatan pemulihan ekonomi di Kota Medan.
Ekonomi kreatif membutuhkan kreatifitas, ide dan gagasan sehingga Pemko Medan berupaya mewujudkanya melalui standarisasi usaha dan sertifikasi profesi dibidang film sehingga kedepan industri film dapat menghasilkan karya terbaik.
Industri film salah satu sub sektor dari industri kreatif dapat mengalami perkembangan yang sangat baik. Larisnya pembelian tiket di bioskop saat penayangan perdana sebuah film menjadi bukti film masih sangat diminati.
Film sebagai sebuah construct of reality sekaligus sebagai karya seni hingga kini masih sangat efektif menjadi duta dapat menyampaikan beragam pesan. Itulah alasan mengapa industri film sangat penting dalam pengembangan bidang ekonomi kreatif,ujar Agus.
Industri ekonomi kreatif tumbuh subur saat ini dihadapkan dengan berbagai inovasi dan perbedaan membutuhkan daya saing untuk bisa bertahan. Salah satu upaya dilakukan dengan mengembangkan hak cipta kekayaan intelektual untuk melindungi sebuah karya kreatif.
Karenanya kekayaan intelektual ini menjadi aset penting dan berharga dalam sektor industri kreatif.
Agus menghimbau pelaku perfilman mendaftarkan karyanya untuk mendapatkan hak cipta intelektual sehingga tidak mudah diklaim orang tidak bertanggung jawab mengambil keuntungan dari sebuah karya film.
Agus berharap workshop bidang film mampu mengambil ide menarik selaras dengan karakteristik masyarakat Kota Medan.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan Yuda Pratiwi Setiawan mengatakan, pelaku ekonomi kreatif bidang perfilman harus berikan nilai tambah dalam mewujudkan standarisasi usaha dan sertifikasi profesi film.
Untuk mengembangkan industri perlu mengembangkan kompetensi SDM di bidang perfilman sehingga SDM kita siap,ujar Yuda.(Rul)











