Edy Rahmayadi Motivasi Ribuan Mahasiswa Institut Kesehatan Helvetia

  • Bagikan
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi memberi motivasi ribuan mahasiswa Institut Kesehatan Helvetia.(Foto : Kominfosu).

membaranews.com.(Medan)

 

Gubernur Sumatera Utara memberi motivasi kepada mahasiswa Institut Kesehatan Helvetia bagaimana meraih sukses di era digital saat ini.

Edy menekankan tiga kunci sukses dalam menjalani hidup agar menjadi karakter yang bermartabat. Yakni kejujuran, sabar, tidak pantang menyerah menghadapi cobaan, serta menanamkan sifat kasih sayang dalam diri.

Hal ini disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi saat memberikan kuliah umum dihadapan 1.500 mahasiswa Institut Kesehatan Helvetia pada acara Dies Natalis ke-21 di Kampus Institut Kesehatan Helvetia Jalan Kapten Sumarsono Nomor 107 Medan, Kamis (15/9).

“Untuk menjadi SDM Bermartabat dan meraih sukses dan bisa menjadi pemimpin harus memiliki sikap jujur,sabar ,pantang menyerah,” kata Edy Rahmayadi saat memberi kuliah umum dihadapan 1.500 mahasiswa pada peringatan Dies Natalis Ne-21 di Kampus Institut Kesehatan Helvetia Jalan Kapten Sumarsono Medan, Kamis (15/9/2022).

Hadir. Pembina Yayasan Helvetia Razia Begum Suroyo, Rektor Institut Kesehatan Helvetia Ismail Efendy, Kadis Pendidikan Sumut Asren Nasution, Kadis Kesehatan Sumut Ismail Lubis, Kadisnaker Tenaga Baharuddin Siagian.

Edy Rahmayadi mengingatkan mahasiswa giat belajar dan mengikuti ujian dengan kejujuran. Jika hasil diperoleh tidak sesuai harapan, jangan mudah menyerah, terus berusaha belajar sampai hasil.

Edy Rahmayadi menekankan mahasiswa memegang teguh prinsip ini dalam semua aktivitas kehidupan. Kejujuran adalah segala-galanya.

Begitu pula dalam mengecap pendidikan terutama mahasiswa kesehatan, kejujuran itu sangat utama karena berhubungan dengan kelangsungan hidup orang lain.

“Berbohong hanya boleh dilakukan ketika berperang untuk kepentingan strategi. Berbohong untuk membahagiakan istri, contoh masakan yang disiapkan meskipun kurang enak.

Termasuk memiliki sifat sabar, tidak mudah menyerah sehingga menempah pribadi kuat.

“Tak ada kehidupan bisa tenang di dunia ini, semua pasti menghadapi masalah dan cobaan. “Semakin besar tantangan dan cobaan semakin tertempah dengan hebat pada diri kita,” tegas Edy.

Yang enting dan utama dari semuanya adalah menanamkan sifat kasih sayang antarsesama manusia. Perbedaan ras, suku, agama dan lainnya bukan tidak mesti saling membenci dan bermusuhan. “Dengan kasih sayang antara sesama manusia segala konflik dan permasalahan dapat diselesaikan dengan baik,” sebut Edy.

Rektor Institut Kesehatan Helvetia Ismail Efendy mengatakan, pembangunan etos SDM sangat dibutuhkan saat dalam menunjang pembangunan di Sumut. Institut Kesehatan Helvetia berkomitmen melahirkan SDM unggul di bidang kesehatan.

“Kami terus mendukung program pemerintah menciptakan SDM unggul. Dengan motivasi Pak Gubernur diharapkan dapat melahirkan karakter mahasiswa bermartabat,” kata Ismail

Institut Kesehatan Helvetia tetap fokus dalam bidang kesehatan dimana sebelumnya Yayasan Kesehatan Helvetia bermula dari Rumah Sakit tergolong kecil terus berkembang mendirikan lembaga pendidikan yakni institut kesehatan.

Program pengentasan stunting menjadi kosentarasi yayasan dengan memberi pelatihan kepada bidan desa mengenai penanggulangan stunting,ujar Ismail.(Rul)

 

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *