Didukung Agincourt Resources, 25 Nakes Tapsel Ikuti Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support

  • Bagikan

Kadiskes Tapsel dr Sri Khairunnisa bersama Senior Manager Community PTAR Christine Pepah dan mewakili Kadiskes Sumut memakaikan tanda peserta pelatihan BTCLS pada pembukaan pelatihan, Selasa (11/11/2025). (Foto : Borneo)

Tapanuli Selatan I membaranews.com

PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Sumatera Utara guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Kali ini PTAR mendukung pelaksanaan Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) bagi tenaga kesehatan (nakes) khusus perawat di Puskesmas se-Kabupaten Tapsel bertempat di Syaakira The Views Aek Sabaon Kecamatan Marancar Kabupaten Tapsel selama 6 hari mulai 11-16 November 2025.

Program Kerjasama antara PTAR dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapsel dengan Edwin Cipta Kompetensi (ECK) yang diikuti 25 peserta dari 17 Puskesmas se-Tapsel ini merupakan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PTAR yang sudah berjalan sejak lama.

Senior Manager Community PTAR Christine Pepah mengatakan, secara rutin Perusahaan mendukung beberapa dinas Pemkab Tapsel dalam melaksanakan program-program pelatihan terutama capacity building yang mendukung kompetensi, salah satu seperti BTCLS ini.

Menurut Christine, para perawat yang bertugas di Puskesmas secara mendasar harus mengetahui BTCLS, bagaimana penanganan dasar terhadap pasien untuk mencegah kematian, keparahan, atau harus di rujuk ke rumah sakit.

“Karena itulah PTAR bersama Pemkab Tapsel melalui Dinas Kesehatan sepakat untuk melaksanakan pelathan ini,” ujar Christine.

Christine mengerti betul betapa pentingnya peran para perawat di Puskesmas. Karena itu para peserta pelatihan sangat penting untuk menggali limu sedalam-dalamnya dari narasumber.

Karena itu, kata Christine, Perusahaan menilai sangat penting mendukung pelatihan BTCLS ini mengingat para perawat akan mengalaminya dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Perdalamlah ilmunya dan semoga berguna,” pesan Christine.

Kadiskes Tapsel dr Sri Khairunnisa menyampaikan, selama ini PTAR telah banyak mendukung kegiatan atau pelatihan untuk meningkatkan kompetensi tenaga medis dan para medis di Tapsel.

dr Sri berharap, para peserta nantinya dapat mengaplikasikan ilmu yang di peroleh dalam pelatihan di tempat kerja masing-masing guna memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat.

Menurut dr Sri, 25 peserta pelathan merupakan orang-orang pilihan yang beruntung, mengingat sertifikat kompetensi BTCLS yang diperoleh nantinya merupakan salah satu syarat bila ingin mendaftar sebagai tenaga medis pendamping jemaah haji. Selain itu, sertifikat kompetensi yang diperoleh peserta nantinya akan mendukung proses Akreditasi di Puskesmas masing-masing.

“Untuk mendapatkan kompetensi itu, jangan sia-siakan pelatihan enam hari ini,” pesan dr Sri.

Kadiskes sangat berterima kasih atas dukungan PTAR dalam melaksanakan kegiatan tersebut di tengah-tengah efisiensi anggaran pemerintah. (Borneo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *