membaranews.com.(Medan)
Ribuan masyarakat Kota Medan menghadiri Silaturahmi Kebangsaan Pemuda Lintas Agama di Taman Cadika, Medan Johor. Diisi Deklarasi Pemuda Negarawan Lintas Agama Menuju Indonesia Emas 2045.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas/ Ketua Umum GP Anshor hadir secara virtual. Wali Kota Medan Bobby Nasution berbaur di tengah para pemuda lintas bersama Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Sunanto, Ketua Umum GAMKI Willem Wandik, Ketua Umum Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma.
Bobby mengucapkan terima kasih atas dipilihnya Kota Medan tempat Deklarasi Indonesia Emas 2045.
Bobby berharap kerukunan umat beragama dapat dijaga, dirawat,dilestarikan dalam menjaga Kemerdekaan Indonesia.
“Terpenting bagaimana kerukunan antar umat beragama menjadi landasan dasar.Maka sewajarnya kita menjaga kemerdekaan dengan melestarikan keberagaman itu sendiri,” sebut Bobby.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan ,Deklarasi Pemuda menjadi tantangan sebagai garda terdepan bagi setiap ancaman eksistensi negara dan bangsam “Jadi jangan hanya dideklarasikan tetapi bisa dibuktikan apa yang dideklarasikan melalui perilaku sehari-hari dalam berbangsa dan bernegara,” tegasnya
Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Sunanto menilai deklarasi sebuah gagasan besar anak muda yang berfikir tentang bagaimana tetap menjaga persatuan bangsa sekaligus bagaimana cara membangun bangsa lewat satu kolaborasi gerakan dalam satu bingkai keindonesiaan.Perlu dibangun dengan langkah-langkah praktis.
Ketua Umum GAMKI Willem Wandik mengapresiasi kesadaran tokoh lintas keagamaan pentingnya nilai-nilai hidup bersama dalam kehidupan bangsa dan terus memperkuat tali persaudaraan sebagaimana pejabaran nya bersumber dari Pancasila.
Willem, menilai Kota Medan sejak lama dijuluki sebagai miniaturnya Nusantara karena toto kromo kehidupan warga Kota Medan luar biasa. Tidak ada polemik mengarah isu SARA atau konflik suku dan agama. “Kita kenal Medan sebuah Kota selalu terpelihara semangat kebersamaan dan kekeluargaan, sebutnya.(Rul)











