Medan I membaranews.com
Selain menyerahkan berbagai bantuan kepada Badan Kemakmuran Masjid (BKM), Wali Kota Medan Bobby Nasution menyerap aspirasi ibu-ibu pengajian dan memberikan kuis berhadiah untuk anak-anak saat melaksanakan Safari Jumat di Masjid Umar Bin Khattab, Jumat (6/10/2023).
Salah seorang anak Zafran Khairi mendapat hadiah jalan-jalan ke Masjid Istiqlal dan Dufan Jakarta setelah berhasil menyebutkan Enam Rukun Iman.
Jamaah laki-laki dewasa, ibu-ibu pengajian dan anak-anak berkumpul di ruang utama masjid menghadiri kunjungan Bobby Nasution bersama unsur Forkopimda dan pimpinan perangkat daerah.
Dengan keramahannya Bobby menyapa dan bersalaman dengan warga dan anak-anak. Bobby kemudian menguji anak-anak tentang pengetahuan agaman melalui pertanyaan disampaikannya.
Pertanyaan pertama dimulai dengan Rukun Islam.Tidak sedikit anak yang tunjuk tangan.
Salah seorang anak beruntung terpilih untuk menjawab bernama Habibi. Siswa Kelas IV SDN di Kawasan Medan Helvetia ini berhasil menyebut Lima Rukun Islam dan mendapat hadiah sepeda.
Pertanyaan selanjutnya tentang Rukun Iman. Banyak juga anak-anak tunjuk tangan. Seorang anak terpilih dan memperkenalkan diri.
“Nama saya Zafran Khairi, sekolah di SD 53 Kelas IV,” sebut Zafran.
“Apa cita-citanya?” tanya Bobby Nasution.
“Jadi pilot,” jawab Khairi mantap.
Mendengar itu, Bobby memberikan pilihan hadiah kepada Khairi bila berhasil menyebutkan Enam Rukun Iman. “Kalau bisa jawab boleh pilih hadiah sepeda atau naik pesawat ke Jakarta, berkunjung ke Masjid Istiqlal dan jalan-jalan ke Dufan.”
Khairipun mengangguk-angguk percaya diri. Rukun Iman pertama sampai kelima dapat disebutkannya dengan lancar. Namun, anak yang mengaku datang bersama neneknya ke acara itu tersendat di Rukun Iman Keenam.
Bobby memberi kesempatan Khairi meminta pertolongan teman-teman dan ustaz H. Rajuddin Sagala. Akhirnya, setelah mengulang beberapa kali, Khairi berhasil menyebutkan Keenam Rukun Iman, yakni percaya pada Allah, Nabi dan Rasul, Malaikat, Kitab, Hari kiamat, Qada dan Qadar.
Bobby kembali bertanya. “Mau sepeda atau jalan-jalan naik pesawat ke Jakarta, ke Masjid Istiqlal, ke Dufan dan boleh bawa tiga orang ?”
Khairi bingung.
“Tanya dulu ke Nenek. Datangi sana,” saran Bobby
Dengan cepat Khairi menghampiri sang Nenek yang duduk bersama ibu-ibu pengajian. Keduanya tampak berbisik-bisik. Hanya beberapa detik, Khairi pun kembali ke depan dan mengatakan dia memilih jalan-jalan naik pesawat ke Jakarta.
Bobby mencatat pilihan itu. Dia mengatakan, Khairi dan tiga pendampingnya akan berangkat ke Jakarta saat libur sekolah.
Tidak hanya dua, Bobby Nasution pun memberikan kesempatan kepada seorang anak lagi. Dia meminta Ketua BKM Umar Bin Khattab H. Rajuddin Sagala memberikan pertanyaan.
Rajuddin yang juga Wakil Ketua DPRD Medan itu meminta anak-anak menyebut tiga dari 13 Rukun Sholat. Ada tiga anak yang maju, dua diantaranya salah karena menyebut Wudhu’ sebagai salah satu Rukun Sholat. Salah seorang anak, Rizwan Eka Sahputra berhasil menjawab dan mendapat hadiah sepeda.
Setelah sesi kuis, Bobby membuka kesempatan bagi ibu-ibu pengajian menyampaikan aspirasi terkait persoalan-persoalan dihadapi masyarakat.
Mursini, salah seorang ibu pengajian maju. Kepada Bobby dia mengeluhkan tentang air PDAM tak mengalir.Kalau pun mengalir airnya kotor, kuning. Geli memasak dan meminumnya. Kalaupun dipakai nyuci baju, baju kita jadi kuning,” ungkapnya.
Mursini uga mengeluh sering terjadi genangan air saat hujan. “Air di parit kami tidak lancar mengalir, Pak. Kalau hujan air dari parit naik ke rumah-rumah yang rendah lantainya,” sebutnya.
Saat Bobby menanyakan lokasi yang mana kerap tergenang saat hujan itu, Mursini menyebutkan beberapa kawasan yakni Jalan Kalpataru dan Setia Budi.
Selain Mursini, salah seorang ibu rumah tangga bernama Nisa juga mengeluhkan tentang tingginya harga beras. Sekarang harga beras mencapai Rp.14 sampai 15 ribu per kilo. Nisa juga mengadu petugas sampah tidak setiap hari mengambil sampah ke rumah warga padahal setiap bulan mereka sudah membayar Rp.20 ribu.
Keluhan-keluhan ditanggapi Bobby dengan positif. Bobby berjanji akan mengomunikasikannya dengan pihak PDAM Tirtanadi, salah satu BUMD milik Pemprov Sumit.
Untuk drainase termasuk pembenahan jalan di kawasan ini, kita upayakan tahun ini, kalau pun tidak bisa, tahun depan kita benahi, sebut Bobby.
Mengenai tingginya harga beras, Bobby meminta Dinas Ketahanan Pangan menggelar pasar murah di kawasan ini.Gerakan Pangan Murah di kawasan Medan Helvetia hanya menyuplai enam ton beras dengan 699 keluarga sebagai pembeli belumlah memadai.
Bobby mengingatkan Camat Medan Helvetia lebih aktif untuk mengetahui dan merespons persoalan-persoalan dialami masyarakat.
Sebelumnya Bobby menyerahkan bantuan Pemko Medan Rp 50 juta untuk renovasi masjid, Rp 10 juta bantuan sosial, satu set tenis meja dan rak buku, akte pendirian koperasi, gerobak dan steling kepada BKM Umar Bin Khattab.
Bobby bersama pimpinan perangkat daerah memberi bantuan pribadi untuk kemakmuran masjid.(Rul)











