Medan I membaranews.com
Wali Kota Medan Bobby Nasution mengingatkan semua pihak jangan sampai terjadi praktek Pungli (pungutan liar) di sekolah dan tempat pelayanan kesehatan.
“Hilangkan pelayanan kurang ramah bagi warga yang membutuhkan pelayanan pendidikan dan kesehatan seperti di puskesmas,” kata Bobby saat melantik dan mengukuhkan pejabat administrasi dan fungsional di Stadion Kebun Bunga Medan.
Selain Kepala Sekolah,Bobby juga melantik Kepala UPT Puskesmas, Lurah, Sekretaris Lurah, Kasi Kelurahan.
Bobby menekankan jangan terjadi pungli terhadap orang tua siswa di sekolah dan korupsi di area pelayanan masyarakat. Bobby tidak mau dengar ada lagi penyalahgunaan wewenang untuk kepentingan pribadi.
Dengan menghindari Pungli di lingkungan sekolah menjadi salah satu upaya menghilangkan wajah buruk dunia pendidikan,ujar Bobby.
Bobby mengajak kepala sekolah bersama-sama menjadikan wajah dunia pendidikan di Kota Medan menjadi lebih baik.
Menurut Bobby, masih ada persoalan yang harus kita selesaikan karena prinsip dasarnya untuk mengajarkan anak-anak kita. Itu harus dimulai dari diri kita masing-masing.
“Saya minta seluruh kepala sekolah memahami persoalan pendidikan dan menjadikan wajah pendidikan di Kota Medan dari hal buruk menjadi lebih baik,” tegas Bobby.
Bobby juga menekankan Kepala UPT Puskesmas agar bekerja baik karena dia masih mendapat keluhan warga tentang pelayanan Puskesmas seperti di Puskesmas Marelan petugas tidak ramah tidak mau senyum.
Padahal persoalan kesehatan salah satu program prioritas yang fokus ditangani saat ini guna memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.
Ini menjadi PR bagaimana caranya melayani masyarakat sesuai dengan baik sesuai standar pelayanan
Namanya puskesmas, harus melayani orang sedang sakit. Saya ingatkan Kepala UPT Puskesmas untuk memberikan pelayanan maksimal,ujar Bobby.(Rul)











