Kakanwil Ditjenpas Sumit Yudi Suseno bersama Wabup Asahan Rianto Menanam Jagung di Kecamatan Air Joman-Asahan Mendukung Ketahanan Pangan.(Foto : Istimewa)
Asahan I membaranews.com
Kanwil Ditjenapas Sumut menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pelaksanaan penanaman jagung perdana di Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan dihadiri langsung Kakanwil Ditjenpas Sumit Yudi Suseno, bersama Wakil Bupati Asahan Rianto, Kalapas Tanjung Balai Asahan, Kalapas Labuhan Ruku dan jajaran pejabat struktural dan staf Lapas Labuhan Ruku.
Penanaman jagung dilakukan sebagai tanda dimulainya pengelolaan lahan pertanian secara berkelanjutan di lingkungan pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Sumut mengambil peran aktif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional digagas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Program tersebut menekankan pentingnya kemandirian pangan sebagai fondasi ketahanan nasional, sekaligus mendorong seluruh instansi pemerintah untuk mengoptimalkan potensi sumber daya yang dimiliki.
Kakanwil Ditjenpas Sumut Yudi Suseno, menegaskan, penanaman jagung perdana merupakan bentuk nyata kontribusi pemasyarakatan dalam mendukung agenda strategis nasional sebagi langkah awal dalam mengoptimalkan lahan yang telah dipercayakan kepada jajaran pemasyarakatan.
Lahan di Air Joman harus dikelola secara berkelanjutan, produktif, dan memberikan manfaat nyata, baik bagi ketahanan pangan nasional maupun bagi pembinaan kemandirian warga binaan,kata Yudi.
Yudi menekankan pengembangan pertanian dan peternakan di lahan tersebut harus dirancang sebagai program jangka panjang yang terencana dan terukur.Lahan ini harus menjadi contoh pengelolaan lahan produktif di lingkungan pemasyarakatan.
Dengan sinergi bersama pemerintah daerah dan pengawasan yang berkelanjutan, kami optimistis Air Joman dapat berkembang sebagai kawasan industri pembinaan yang mandiri dan berdaya saing,”sebutnya.
Yudi mendorong agar lahan Air Joman dapat menjadi role model pengelolaan lahan produktif di lingkungan pemasyarakatan. Selain berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional, kawasan ini juga diharapkan menjadi sarana pembelajaran
keterampilan kerja bagi warga binaan sebagai bekal reintegrasi sosial setelah selesai menjalani masa pidana.
Sinergi lintas sektor turut diperkuat dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Asahan.
Wakil Bupati Asahan Rianto menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk terus berkolaborasi dalam pengembangan pertanian dan peternakan di lahan tersebut sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat luas.(AVID/R)











