Wabup Asahan Rianto memaparkan capaian signifikan di berbagai sektor (Foto : Istimewa)
Asahan I membaranews.com
Tahun 2025, Angka kemiskinan di Kabupaten Asahan mengalami penurunan dari 8,12 persen pada tahun 2024 menjadi 7,18 persen dibarengi dengan pengangguran terbuka tingkat Kabupaten Asahan tahun 2024 sebesar 5,94 persen juga mengalami penurunan pada tahun 2025 menjadi 5,46 persen.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Asahan Rianto mewakili Bupati Asahan dalam Rapat Paripurna
DPRD Kabupaten Asahan dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Asahan Tahun 2025 di Kantor DPRD Asahan Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Senin (30/03/2026).
Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Asahan Efi Irwansyah Pane, dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Asahan, Asisten Setdakab Asahan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD Kabupaten Asahan, para Kabag Sekdakab Asahan,Camat Se-kabupaten Asahan.
Dalam Rapat Paripurna tersebut, Wakil Bupati Asahan Rianto memaparkan capaian yang signifikan di berbagai sektor makro sepanjang tahun 2024 hingga 2025
Dikatakan Rianto, Kabupaten Asahan menunjukkan stabilitas ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang membanggakan.
Dari sisi ekonomi, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mengalami lonjakan signifikan dari Rp.57,45 triliun pada 2024 menjadi Rp.63,14 triliun pada 2025 atau tumbuh sebesar 6,42 persen.
Indikator kesejahteraan lainnya juga mencatat prestasi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 74,17 menjadi 75,13 (Kategori Tinggi), angka kemiskinan berhasil ditekan dari 8,12 persen turun menjadi 7,18 persen dan pengangguran terbuka menurun dari 5,94 persen menjadi 5,46 persen, katanya.
Pemerintah Kabupaten Asahan juga menunjukkan tata kelola keuangan yang sehat. Realisasi pendapatan daerah tahun anggaran 2025 mencapai Rp1,90 triliun (96,72% dari target), sementara realisasi belanja mencapai Rp1,92 triliun.
“Capaian ini didukung pelaksanaan sembilan program prioritas, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur jalan sepanjang lebih dari 52 kilometer yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,”kata Rianto.
Dalam LKPJ, dipaparkan
sektor kesehatan, jaminan kesehatan masyarakat dan peningkatan fasilitas layanan publik tetap menjadi pilar utama guna memastikan pelayanan prima bagi seluruh warga Asahan.
Rianto juga memaparkan keberhasilan rehabilitasi sekolah dan pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi. Kondisi keuangan Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2025 yakni, target pendapatan daerah Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2025 ditetapkan sebesar Rp.1.974.305.318.821,97 terealisasi Rp. 1.909.555.319.686,43 atau sebesar 96,72 persen merupakan pendapatan bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Belanja daerah Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2025 ditetapkan sebesar Rp.2.043.565.707.338,30,terealisasi sebesar Rp. 1.925.542.833.865,71 atau sebesar 94,22 persen.
Belanja daerah dimaksud terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer.
Pembiayaan daerah Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2025 ditetapkan sebesar Rp 69.260.388.516,33 terealisasi sebesar Rp. 69.273.568.570,20 atau 100,02 persen, pungkas Rianto.(AS)











