Personil Brimob Polda Sumut melakukan pengamanan di Terminal Amplas Medan.(Foto : Istimewa)
Medan I membaranews.com
Dalam rmenjaga keamanan dan ketertiban di pusat aktivitas masyarakat, personel Satuan Brimob Polda Sumut tergabung dalam Satgas Operasi Ketupat Toba 2026 melakukan pengamanan dan di Terminal Bus Amplas, Kota Medan, Senin (16/3/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan lima personel Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sumut dipimpin Panit 3 Subden 1 Wanteror Den Gegana Sat Brimob Polda Sumut Ipda Zeplin Sianturi.Kehadiran personel di lokasi dilakukan sebagai bagian dari langkah preventif untuk memastikan situasi keamanan tetap terjaga di salah satu pusat mobilitas masyarakat di Kota Medan.
Dalam pelaksanaan tugas, personel Satgas didukung kendaraan operasional Hiace KBR dan berbagai perlengkapan pengamanan dan peralatan deteksi, seperti metal detector, mirror set, X-ray, serta perangkat deteksi lainnya. Peralatan tersebut disiapkan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan di area terminal yang setiap hari dipadati aktivitas penumpang dan kendaraan.
Selain melakukan pemantauan situasi di sekitar terminal, personel juga melaksanakan kunjungan dan koordinasi dengan pihak terkait yang bertugas di Terminal Bus Amplas. Koordinasi bertujuan untuk memperkuat kerja sama dalam sistem pengaduan cepat apabila ditemukan potensi ancaman atau gangguan keamanan di lingkungan terminal.
Ipda Zeplin, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pengamanan terpadu dalam Operasi Ketupat Toba 2026 mengedepankan langkah pencegahan serta koordinasi lintas instansi.
“Kami terus berupaya memastikan situasi di sekitar terminal tetap aman dan kondusif. Melalui koordinasi dengan berbagai pihak di lapangan, diharapkan setiap potensi gangguan dapat diantisipasi lebih cepat sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman,” ujarnya.
Terminal Bus Amplas diketahui menjadi salah satu simpul transportasi penting yang menghubungkan berbagai daerah di Sumut. Karena itu, pengamanan yang dilakukan tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas keamanan tetapi juga memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang menggunakan layanan transportasi darat.(Rul/R)











