Wali Kota Medan Rico Waas memimpin Rapat Koordinasi Pembahasan Penanganan peredaran narkoba wilayah Medan Belawan.(Foto : Komonfomdn)
Medan I membaranews.com
Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan komitmennya bahwa penanganan peredaran narkoba di wilayah Medan Belawan harus dilakukan secara terpadu dan tidak boleh berhenti pada wacana.
“Swluruh unsur pemerintah dan aparat penegak hukum segera menjalankan langkah nyata untuk menutup serta menindak lokasi-lokasi penyalahgunaan narkoba meresahkan masyarakat,” kata Rico Waas saat memimpin Rapat Koordinasi Pembahasan Tindak Lanjut Penanganan Peredaran Narkoba di wilayah Kecamatan Medan Belawan di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan,Jumat (13/3/2026).
Rapat koordinasi diikuti Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Sekda Wiriya Alrahman, para pimpinan perangkat daerah unsur Forkopimda Kota Medan, di antaranya perwakilan Lantamal I Belawan, BNN Sumut, Denpom I/5 Medan, Kodim 0201 Medan, Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan.
Rico mengungkapkan, pada Selasa (10/3/2026) ia bersama sejumlah unsur aparat meninjau langsung ke Belawan untuk mengecek laporan masyarakat mengenai keberadaan lokasi penyalahgunaan narkoba.
“Kami hadir di empat titik lokasi. Di empat titik itu kami buka semuanya, dan ternyata memang ada tempat penyalahgunaan narkoba sekaligus transaksi narkoba di sana,” kata Rico.
Menurut Rico, temuan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas penyalahgunaan dan transaksi narkoba di kawasan itu sudah berlangsung cukup lama dan terjadi secara berulang. Karena itu ia meyakini masih ada lokasi-lokasi serupa yang tersebar di wilayah Belawan.
“Kondisi ini membuat masyarakat khawatir. Anak-anak dan warga bisa terkontaminasi penyalahgunaan narkoba sehingga menciptakan lingkungan yang tidak aman dan menakutkan,” ujarnya.
Rico menegaskan Pemerintah Kota Medan bersama aparat penegak hukum harus segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut.
“Mulai sekarang kita tidak lagi hanya bersepakat di ruang rapat, tapi bersepakat di lapangan. Ini kondisi yang sangat urgen dan harus segera kita sikapi,” tegas Rico.
Ia mendorong pembentukan tim khusus yang melibatkan berbagai unsur untuk menangani berbagai persoalan di Belawan, mulai dari peredaran narkoba, tawuran hingga gangguan keamanan lainnya.
Menurut Rico, penanganan harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir, mulai dari pemakai, penyalur, penjual hingga pihak-pihak yang diduga melindungi jaringan tersebut.
“Kalau hari ini kita tutup satu tempat lalu besok muncul lagi, ya kita tutup lagi. Ada lagi, kita kejar lagi. Daripada kita tidak berbuat apa-apa,” katanya.
Rico menekankan pentingnya langkah mitigasi sosial melalui pemberdayaan masyarakat. Ia meminta seluruh pos kamling diaktifkan kembali serta mendorong program pemberdayaan ekonomi, kegiatan olahraga bagi anak muda, hingga penguatan UMKM.
“Kalau kita ingin Belawan lebih aman, ekonominya meningkat, pendidikan masyarakatnya lebih baik, maka kita harus bergerak sekarang,” tandas Rico.(Rul/R)











