Foto bersama saat penyerahan medali olimpiade HSHO Sumut 2026. (Foto : Istimewa)
Tapanuli Selatan I membaranews.com
Pesantren Modern Unggulan Terpadu “Darul Mursyid” (PDM) Sidapdap Simanosor Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut), kembali berhasil membawa medali pada ajang olimpiade Senior High School Olympiad (SHSO) Sumut 2026.
Kepala Divisi Pembinaan Kejuaraan Sains PDM Arif Rahman Hakim Tampubolon memaparkan bahwa SHSO Tahun 2026 adalah kompetisi yang diselenggarakan oleh Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI) dengan tujuan untuk memfasilitasi siswa/i, guru dan mahasiswa dalam berprestasi dan menjadi sarana evaluasi kemampuan untuk mengembangkan kapasitas diri dan kompetensi secara mendalam.
Arif menyebutkan, POSI adalah lembaga pelatihan Olimpiade Sains Nasional (OSN) untuk siswa/siswi dan guru tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA yang bertujuan memberikan bekal dan kemampuan yang siap bagi peserta untuk mengikuti seleksi OSN tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi, maupun Nasional, seleksi Kompetisi Sains Marasah (KSM), seleksi masuk Universitas, dan kompetisi olimpiade sains lainnya.
SHSO dilaksanakan secara offline pada 31 Januari 2026 di Universitas Sari Mutiara Medan. Olimpiade ini diikuti ratusan sekolah favorit yang tersebar di Sumut, seperti SMA Sutomo 2 Medan, SMA Methodist 3, SMA Methodist Binjai, SMA Katolik Sibolga, MA Taruna Teknik Al-Jabbar Medan, SMAN 1 Padangsidimpuan, SMAN 1 Matauli Pandan, MAN 2 Padangsidimpuan, SMA Matauli Pandan, MAN IC Sipirok, SMANSA Medan, SMA Sutomo 1 Medan, SMA Methodist 1, SMA Harapan Bangsa 1, Kingston School, SMA CT Arsa Foundation dan lainnya.
“Alhamdulillah, hasilnya sudah diumumkan dan Pesantren Darul Mursyid meraih prestasi yang cukup membanggakan yakni Juara Umum 3,” ujar Arif, Kamis (05/02/2026).
Rincian perolehan medali yakni bidang studi Astronomi atas nama Farid Husein dan Dzikir Aditya masing-masing berhasil meraih medali Emas. Bidang studi Kebumian atas nama Radinal Habib meraih Perak, Ibnu Alfarizi mendapatkan Perunggu. Bidang studi Informatika atas nama Akmal Dwi Rizki meraih Emas. Bidang studi Ekonomi atas nama Rafa Gading Tanjung meraih Perak, Atika Ayu, Agil Saloon dan Bintang Arya masing-masing memperoleh Perunggu.
Pada bidang studi Biologi atas nama Lutfi Hazmi Manjerang meraih Perunggu. Bidang studi Geografi atas nama Surya Abdillah meraih Emas, Anisa Wilda mendapatkan Perak, Rafa Yudistira dan Alexander masing-masing mendapatkan Perunggu. Bidang studi Fisika atas nama Juli Azhari memperoleh Perak, Rizki Faturrahman dan Nayla Afifah Siregar masing-masing mendapatkan Perunggu.
Salah satu guru pembina olimpiade PDM Muhammad Rizki Daulay mengaku sangat bersyukur atas prestasi santri-santriwati Pesantren Darul Mursyid.
Proses pendampingan akan terus dilakukan baik secara reguler maupun program intensif yang didampingi oleh guru-guru bidang studi masing-masing.
“Harapan kami semoga ananda semua tetap semangat, konsisten, banyak berlatih serta berdoa agar bisa tampil lebih baik lagi ke depannya,” tutur Rizki.
Direktur PDM Drs Yusri Lubis sangat bersyukur atas prestasi yang telah ditorehkan oleh santri-santriwati terbaik Pesantren Darul Mursyid.
“Terima kasih kepada santri dan guru pembimbing serta bapak-ibu guru dan komponennya baik yang terlibat langsung ataupun tidak langsung yang telah menunjukkan kualitas Pesantren Darul Mursyid yang terus mengalami peningkatan,” ujar Yusri.
Terpisah, Pembina PDM Jafar Syahbuddin Ritonga (JSR) mengapresiasi setinggi-tingginya atas prestasi ini.
“Selamat dan sukses untuk tim olimpiade SHSO 2026,” ucap JSR.
JSR saat ini menjabat Wakil Bupati Tapsel meminta agar para santri untuk terus berkarya dan menunjukkan kemampuan serta kecintaan generasi muda terhadap sains.
“Ini adalah prestasi yang dihasilkan atas kerja sama yang baik. Namun, bukan berarti kita sudah puas. Masih banyak lagi tugas PDM ke depan untuk meraih prestasi serta konsisten dalam mewujudkan Pesantren Darul Mursyid sebagai pusat kejayaan sains Islam di Sumatera Bagian Tenggara,” tutur JSR alumni S3 USM Malaysia itu. (Borneo)











