Rico Waas Tancap Gas Pembangunan Kota Medan Lewat Optimalisasi PBB

  • Bagikan

Wali Kota Medan Rico Waas menyerahkan hadiah kepada pembayaran PBB terbaik tahun 2025.(Foto : Kominfomdn)

Medan I membaranews.com

Wali Kota Medan Rico Waas menunjukkan komitmen kuat mempercepat roda pembangunan di Kota Medan.

“Langkah cepat diambil Rico untuk memastikan ketersediaan anggaran pembangunan sejak dini melalui optimalisasi PBB,” kata Rico saat penyerahan secara simbolis SPPT-PBB dan Buku Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) tahun 2026 di awal tahun di Balai Kota Medan, Rabu (21/1/2026).

Rico menekankan pajak PBB adalah instrumen vital manfaatnya langsung dirasakan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik yang berkelanjutan.

“Biasanya penyerahaan PBB dilakukan bulan Februari atau Maret. Tahun ini kita mulai sejak Januari. Ini adalah semangat awal tahun untuk tancap gas. Semangat bersama untuk bekerja lebih baik.

Rico menegaskan,tahun 2026 merupakan momentum terakhir penggunaan SPPT fisik secara masif.​Kita akan menuju E-SPPT di tahun depan. Ini adalah langkah kita untuk lebih profesional, transparan, dan memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajibannya.

Rico mengingatkan jajaran Bapenda dan kewilayahan menjaga integritas. Sebab kepercayaan masyarakat kunci utama dalam kepatuhan pajak.

​Enggannya masyarakat membayar pajak seringkali karena bertemu oknum tidak bertanggung jawab. Saya minta Bapenda dan kewilayahan harus bersih dari praktik oknum. Jika kita profesional, masyarakat pasti percaya dan sukarela membangun kotanya lewat pajak, tegasnya.

Dengan dimulainya pendistribusian SPPT PBB lebih awal Rico optimis target PAD 2026 tercapai lebih maksimal sehingga proyek-proyek strategis di Kota Medan dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.

Rico mengapresiasi kinerja Bapenda Kota Medan langsung tancap gas diawal tahun. Saya optimis PAD 2026 tercapai maksimal.

Kepala Bapenda Kota Medan Agha Novrian mengatakan,total SPPT diserahkan sebanyak 542.166 dengan total Rp.972.045,Triliun

Agha optimis capaian realisasi PBB 2026 dapat tercapai.Ini tidak terlepas dari evaluasi menyeluruh terhadap kendala-kendala dihadapi tahun sebelumnya.Bapenda kini menerapkan SOP lebih ketat dalam pendistribusian SPPT kepada masyarakat.​

Salah satu fokus utama tahun ini, bilang Agha memastikan SPPT PBB sampai ke tangan wajib pajak dalam waktu maksimal tiga bulan.(Rul/R)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *