Medan I membaranews.com
Arena Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Ke 49 dikemas semakin menarik dengan beragam kreasi dan inovasi.
Sejumlah stand berlomba menyajikan yang terbaik untuk menarik perhatian pengunjung.
Salah satunya terlihat pada stand UPTD Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr Muhammad Ildrem. Tak hanya mengurusi ODGJ, rumah sakit ini ternyata memiliki dokter spesialis kulit.
Dr Lisni Elysah SPKK, pemilik kosmetik LE Skincare di arena PRSU rutin memberikan edukasi tentang proses terjadinya penuaan dini pada kulit mulai dialami di usia kurang lebih 25 tahun.
Di usia 25 tahun mulai terjadi proses penurunan metabolisme pada tubuh, fungsi organ-organ lainnya yang berkaitan dengan hormon juga semakin menurun.
“Ini juga menyebabkan bermunculan penyakit degeneratif,” sebut Dr.Lisni kepada puluhan pengunjung,Kamis kemarin (22/06/2023).
Pada masa proses aging, keriput pada beberapa bagian wajah mulai bermunculan, disertai permukaan yang kasar dan terdapat noda (flek). Begitu juga semakin bertambahnya usia hingga menjelang menoupose bagi wanita, hormon estrogen dan colagen dalam tubuh juga terus berkurang. Pada fase itu, sejumlah sendi dan tulang mulai mengalami osteoporosis.
Namun dokter ahli kecantikan ini, memberikan solusi sejumlah proses anti aging yang dialami seiring bertambahnya usia. Itu bisa diatasi dengan mengkonsumsi sejumlah vitamin,ucapnya.
Vitamin C dan E bermanfaat untuk kesehatan tubuh dan kulit. Namun tak kalah penting adalah vitamin D.
Vitamin D menurut Lisni bisa diperoleh dengan paparan sinar ultraviolet, namun terkadang sering terabaikan oleh masyarakat pada umumnya.
Untuk mendapatkan vitamin D gratis dan setiap hari bisa kita nikmati hanya dengan berjemur matahari pagi. Coba biasakan setidaknya lima menit,ungkapnya.
Menurut Dr Lisni dengan berjemur, sebanyak 70 persen kekurangan vitamin D dalam tubuh bisa teratasi.
Selain itu semakin coklat kulit seseorang maka semakin banyak pigmen yang mampu memperkuat imunitas.
Namun,kata dia terkadang orang berlomba memperputih kulit dengan menghindari sinar matahari, bahkan rutin melakukan suntik whitening (pemutih) hingga di atas dosis genetik kulit. “Akibatnya bisa terjadi beragam penyakit yang disebabkan outoimun,”katanya.
Dr Lisni pemilik kosmetik LE. Skincare di arena PRSU juga rutin membagi-bagikan sejumlah produk skincare racikannya kepada para pengunjung. (Rul/R)











