Medan I membaranews.com
Rutan Perempuan Medan mengelarn kegiatan Pembinaan Praktek Pengambilan Perumusan dan Identifikasi Sidik Jari oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) di Aula Rutan, Selasa (20/06/2023).
Kegiatan tersebutndalam pelaksanaan program kebijakan bidang hukum pidana pada peningkatan layanan data sidik jari berdasarkan Permenkumham No. 41 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM.
Karutan Perempuan Medan Ema Puspita menyambut kedatangan rombongan Dirjen AHU dipimpin Kurnia Banani Adam, SH,MSi.
Kunjungan Dirjen AHU merupakan kegiatan transfer knowledge untuk menyamakan persepsi mengenai tata cara pengambilan, identifikasi, perumusan teraan sidik jari, pemutakhiran data sidik jari warga binaan Lapas dan Rutan di Sumut.Selain itu sosialisasi dan transfer knowledge dihadiribln Kasubsi Registrasi Irma Syafitri beserta Jajaran.
Agus Ismail dari Daktiloskopi Direktorat Pidana Ditjen AHU mengatakan, Daktiloskopi dititikberatkan keperluan personal identifikasi.
Daktiloskopi berarti mengamati sidik jari khusus garis terdapat pada ruas ujung jari baik tangan dan kaki. Jadi, Daktiloskopi berarti ilmu mempelajari sidik jari untuk keperluan pengenalan kembali atau untuk proses identifikasi orang,tandasnya.
Daktiloskopi dapat digunakan sebagai usaha-usaha pengenalan dan pencegahan. “ Pada umumnya, Daktiloskopi dapat digunakan sebagai usaha-usaha pengenalan dan pencegahan antara lain pengenalan korban bencana alam, pengenalan mayat tidak dikenal, otentifikasi sesuatu pemilikan dokumen pribadi, pencegahan penyalahgunaan hak dan pemalsuan dan kecurangan administrasi,” tuturnya.
Jajaran Registrasi langsung mengikuti praktik perumusan dan Pemutakhiran Sidik Jari dipandu Tim Ditjen AHU Kemenkunham.
Kasubsi Yantah Irma Syafitri mengatakan, bagian registrasi memiliki peran sentral dalam pendataan seluruh warga binaan di Rutan Perempuan Medan.
Kami merasa sangat terhormat dapat menerima kegiatan pembinaan ini dan berharap dapat meningkatkan kapasitas dalam mengelola data warga binaan khusus tentang data sidik jari WBP,ungkap Irma.(AVID/R)











