membaranews.com.(Medan)
Penanganan banjir adalah salah satu program prioritas Wali Kota Medan Bobby Nasution. Berbagai upaya telah dilakukan Bobby untuk percepatan penanganan banjir. Selain berkolaborasi dengan stakeholder, Bobby meminta Dinas PU bersama Kecamatan melakukan normalisasi drainase di seluruh Kota Medan.
Kolaborasi Dinas PU dan Kecamatan dalam normalisasi drainase di setiap titik bukan hanya sekedar formalitas, namun dilakukan secara terus menerus sampai drainase tersebut berfungsi sebagaimana mestinya.
Selama Agustus 2022, Dinas PU Kota Medan telah melakukan normalisasi drainase sepanjang 21.830,8 Meter dengan volume galian 13.208,25 M3. Normalisasi drainase dilakukan 5 UPT Dinas PU tersebar di wilayah Kota Medan.
Dinas PU Kota Medan terus menerus melakukan normalisasi drainase di titik-titik menjadi pemicu banjir supaya masyarakat nyaman sekaligus mengatasi permasalahan banjir dan mewujudkan program Wali Kota Medan dalam penanganan banjir,kata Kadis PU Medan Topan Ginting kepada wartawan,Senin (12/9/2022).
Seluruh UPT Dinas PU turun langsung melakukan normalisasi drainase dan berkolaborasi dengan Kecamatan. Peralatan diturunkan manual maupun alat berat seperti excavator mini, Backoe loader, excavator long, dump truk.
Normalisasi drainase terus menerus kita lakukan. Pada bulan Agustus 2022 UPT Medan Kota telah menormalisasi drainase sepanjang 2.871 Meter dengan volume galian 2.884,01 M3. “Sendimen di saluran drainase tertutup dan terbuka dibersihkan berupa sampah, lumpur dan batuan,” ujar Topan.
Normalisasi drainase paling panjang di kawasan UPT Medan Utara. Di bulan Agustus saja drainase di normalisasi mencapai 7.247,00 Meter dengan volume galian 6.957,93 M3. Lumpur dan sampah, rumput liar di sepanjang saluran drainase dilakukan pembersihan.
Di UPT Medan Barat, panjang drainase dinormalisasi mencapai 4.640,00 Meter dengan volume galian 1.146,84 M3. UPT Medan Barat mencakup Kecamatan Medan Petisah, Medan Helvetia, Medan Baru, Medan Barat memiliki titik menjadi pemicu paling banyak sehingga penanganan banjir lebih maksimal.Drainase dinormalisasi juga lebih banyak,” sebut Topan.
Di UPT Timur, normalisasi drainase dilakukan bulan Agustus sepanjang 1.719,08 Meter dengan volume galian 737,45 M3. Di UPT Medan Selatan panjang drainase dinormalisasi sepanjang 5.353,00 Meter dengan galian 1.482,02 M3.
“Bukan Agustus 2022, total drainase dinormalisasikan Dinas PU sepanjang 21.830,8 Meter dengan volume galian 13.208,25 M3. Normalisasi drainase diharapkan mengatasi permasalahan banjir di titik sebelumnya menjadi pemicu banjir.
” Dinas PU terus melakukan normalisasi drainase di seluruh wilayah kota Medan guna mewujudkan program Wali Kota Bobby Nasution dalam penanganan banjir,” ujar Topan.(Rul)











