membaranews.com.(Medan)
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menurunkan Tim untuk melakukan survey di kawasan Medan Belawan merusakkan Medan bahkan Utara.
Tim dipimpin Ketua Pusat Pengembangan Infrastruktur PUPR Wilayah I Kementerian PUPR Heri Suko Setiono melakukan peninjauan lapangan guna penyiapan Rencana dan Program Penanganan Terintegrasi Kawasan Belawan Kota Medan termasuk upaya mengatasi kemiskinan ekstrim dan banjir rob,Kamis ,Jumat (11,12/8/2022).
Hari didampingi Kapala Dinas PKP2RK Medan Endar Sutan Lubis ,Camat Medan Belawan Subhan Fajri Harahap.
Survey merupakan tindakl-lanjut Rapat Koordinasi Menko PMK Muhadjir Effendi bersama Wali Kota Medan Bobby Nasution 28 Juli 2022 lalu.
Tim meninjau Kelurahan Bagan Deli, Belawan Bahari, Belawan Bahagia, Belawan I, Belawan. Berbagai hal menjadi perhatian tim di antaranya kondisi rumah warga, jalan lingkungan, drainase, persampahan, sanitasi, tanggul Sungai Deli.
Di Kelurahan Belawan Bahari, Tim meninjau kondisi rumah warga, sanitasi, drainase, persampahan, tanggul Sungai Deli,ondisi sisi jalan tol.
Hari mengatakan, dari peninjauan mereka dapat melihat secara langsung kondisi di lapangan sehingga penyiapan Rencana Program Penanganan Terintegrasi Kawasan Belawan Kota Medan dapat dilakukan dengan baik dan matang.
“Kita lihat di sini, masalah kekumuhan, kemiskinan,kondisi rob, ujar Hari.
Kita lihat di Belawan Bahari banyak rumah panggung,kondisinya sering terjadi rob sehingga lingkungannya tidak sehat. Itu dipikirkan bagaimana solusinya.
Hasil peninjauan menjadi bahan merancang dan merencanakan, baru dibuat tahapan-tahan selanjutnya dianggarkan.
“Kalau melihat kondisi di lapangan, masalah di Belawan harus diatasi karena berkaitan dengan pengentasan kemiskinan ekstrim dan stunting”,ujar Hari.
Kepala Dinas PKP2RK Endar Sutan mengatakan, salah satu program Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatasi banjir rob Belawan. Survey lapangan untuk mengidentifikasi seperti apa intervensi akan dilakukan di Belawan.
Pemko Medan berkolaborasi dengan Kementerian PUPR melakukan identifikasi untuk menghasilkan kebijakan akan diambil baik infrastruktur maupun rumah layak huni.
Peninjauan untuk memvalidasi data existing sehingga program yang akan kita laksanakan terarah dan tepat sasaran,” ujar Endar.(Rul)











