membaranews.com (Medan)
Memasuki Tahun 2022, Yayasan As Shofa, pimpinan Ustaz H Arif Muhammad Arif Erde SPdi MH dan Ummi Sufi Zulfiani Zulkarnaen Hajar menggelar syukuran pelepasan dua santri Tahfiz Alquran As Shofa untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Al Azhar, Kairo Mesir, Selasa malam di Jalan Rahmatsyah Medan,Selasa (4/1/2022)
Kedua santri As Shofa itu Muhammad Anas Amrullah tahfiz hafal 27 juz dan M Antar Rais tahfiz hafal 30 juz. “Ini merupakan kali kedua As Shofa melepas tahfuntuk iznya melanjutkan pendidikan ke luar negeri,” kata Ustaz Arif.
Sebelumnya sudah empat santri As Shofa berangkat menjalani pendidikan di Universitas Al Asgaff Tareem Taman yakni M Akmal, Habibur Rahman, Buchairi Amar dan seorang santriwati Saniatus Shifa.
Ustaz mengatakan, keberangkatan anak didiknya, santri dan santriwati ke Mesir dan Yaman berkat perjuangan dari anak-anak didik para santri dan santriwati itu sendiri.
Selain belajar membaca, mengahafal Alqur’an dan mempelajari ilmu-ilmu lainnya di As Shofa, para anak didik santri dan santriwati juga dituntut untuk mengembangkan diri sendiri dan menambah ilmu pengetahuan, wawasan serta kepribadian akhlak yang mulia.
“Kami ingatkan kepada santri dan santriwati, khusun yang akan berangkat ke Universitas Al Azhar, Kairo Mesir agar menjaga diri baik-baik dann semangat menuntut ilmu di negeri orang.
Di Mesir, ada Firaun dan ada Musa. Artinya ada yang jahat dan ada pula yang baik. Jangan heran di Mesir, usahakanlah menjadi diri dan pribadi yang terbaik. Insya Allah kalau sudah selesai nanti jadilah orang yang bermanfaat bagi umat dan sebarkan ilmu pengetahuan tentang Agama Islam,” ujar Ustaz Arif saat melepas para santri.
Salah seorang santri yang berangkat ke Univeristas Al Azhar Muhammad Anas Amarullah menyatakan sangat bersyukur lulus untuk melanjutkan pendidikan ke Al Azhar.
Ketika menjadi santri di pondok Tahfiz Quran As Shofa, banyak ilmu didapat. Sebab di As Shofa, tidak hanya mempelajari tajwid dan hafalan Alquran saja, tetapi ilmu-ilmu lain juga diajarkan antara lain, tentang khutbah, mempraktekkan fardhu kifayah, mulai dari memandikan, mengafankan sampai menguburkan mayat.
Selain ilmu yang kami dapat dari As Shofa, kami juga mengembangkan diri sesuai minat dan kemampuan. Kami juga diajarkan disiplin dan bagaimana menjadi pribadi yang baik. Selain itu, motivasi keluarga dan dorongan semangat dari Abi, Ummi, para guru serta kawan-kawan di As Shofa juga menjadi cemeti bagi kami giat belajar,” ujar Anas yang hampir 4 tahun mengenyam pendidikan di As Shofa.
Pihaknya juga tinggal menunggu waktu gelombang pertama.Mereka berangkat8 Januari 2022 guna mengikuti ujian. Begitu visa keluar kami langsung berangkat,ungkap Anas.
Terpisah, Ketua Pembina Yayasan AS Shofa, HA Nuar Erde mengatakan, prestasi ini merupakan kebanggan bagi As Shofa dan bisa melepas para santri dan santriwati melanjutkan pendidikan ke Mesir dan Yaman.
Yayasan As Shofa akan lebih meningkatkan kualitas pendidikan, kulaitas para guru dan pengajar serta meningkatkan sarana dan prasarana untuk para santri dan santriwati menuntut ilmu Agama Islam dan mengembangkan ilmu-ilmu lainnya sesuai kemampuan dan keahlian santri dan santriwati serta meningkatkan kepribadian menjadi santri santriwati yang memiliki pribadi yang baik dan mulia di As Shofa.
“Kita akan tingkatkan semua fasilitas, sarana dan prasaran pendidikan As Shofa. Tujuannya agar para santri dan santriwati merasa senang, tenang, mudah dan semangat ketika belajar. Kita juga akan memotivasi para santri dan santriwati tetap semangat belajar dan mau serta mampu melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
‘Insya Allah para santri dan santriwati As Shofa yang melanjutkan belajar ke luar negeri akan bertambah,” ujar Muara Erde. (AVID)











